Mar 1, 2015
Comments Off

The Hammers Takluk 1-3, Chelsea Fokus Di Final Piala Inggris

West Ham United tersungkur dikandangnya sendiri setelah tak berdaya menghadapi Crystal Palace. Bermain di Boleyn Ground, The Hammers menguasai jalannya permainan, bahkan mereka mampu merepotkan lini belakang lawannya. Namun rapuhnya pertahanan mereka sukses dimanfaatkan Palace dan memaksa skor berakhir 1-3.

West Ham yang berambisi mengamankan posisinya di zona Eropa langsung tancap gas sejak kick-off dimulai. Pelatih Sam Allardyce menurunkan kekuatan terbaiknya dengan menempatkan Enner Valencia dan Diafro Sakkho di lini depan. Kesempatan pun diperoleh tuan rumah lewat Aaron Cresswell. Sayang tendangannya masih belum membuahkan hasil.

Sementara Palace menerapkan permainan pressing ketat guna menghindarkan tuan rumah dari penguasaan bola. West Ham kembali mengancam melalui sepakan bebas Noble. Sial, bola malah mengenai tiang gawang Julian Speroni.

Tim tamu mendapat peluang pertamanya melalui aksi kecepatan Jason Puncheon, namun masih belum membuahkan hasil. Begitu juga dengan usaha Bolaise yang masih menemui jalan buntu. Palace akhirnya membuka gol dimenit 41. Berawal dari umpan sepak pojok, Glenn Murray kemudian melakukan sundulan. Cresswell yang hendak mengantisipasi bola justru salah perkiraan. Bola pun meluncur deras ke gawang Adrian. Skor 0-1 bertahan hingga jeda.

Memasuki interval kedua, Palace makin beringas. Kali ini giliran Scot Dann yang mencatatkan namanya dipapan skor. Selang beberapa menit, The Eagles makin diatas kertas kala Murray menggetarkan jala Adrian. Kedudukan berubah menjadi 0-3. Sial bagi tim tamu, Murray harus meninggalkan lapangan karena mendapat kartu kuning kedua dari wasit.

West Ham yang unggul jumlah pemain langsung menggempur lini belakang Palace. Stewart Downing mencoba peruntungannya dengan melepaskan tendangan spekulasi, tapi bola masih bisa dimentahkan penjaga gawang Speroni. Dimenit 76, tuan rumah akhirnya memperkecil kedudukan menjadi 1-3 lewat gol Valencia.

Berikutnya pasukan Sam Allardyce terus mencari celah pertahanan Palace. Namun penjagaan ketat yang dilakukan pemain tim tamu membuat West Ham frustasi. Hingga laga usai, tidak ada lagi gol yang tercipta.

Di sisi London lainnya, Chelsea dan Tottenham akan berjumpa head to head di Wembley pada hari Minggu final di London yakni Piala One Cup. The Blues ke pertandingan sebagai tujuannya , Namun Spurs telah menunjukkan bahwa mereka bisa mengalahkan tim asuhan Jose Mourinho dengan kemenangan 5-3 yang luar biasa di White Hart Lane. Permainan di White Hart Lane merupakan salah satu permainan yang paling menarik dari musim Premier League sejauh ini.

Spurs melalui pemain Harry Kane dan Nacer Chadli yang membuat The Blues biasanya backline keras terlihat sangat gemetar. Kemenangan di Lane itu Spurs hanya menang dalam 6 pertemuan terakhir antara kedua tim di semua kompetisi. Namun, di fixture terbalik Chelsea membuat pekerjaan ringan dari tim Mauricio Pochettino dengan kemenangan 3-0, sehingga Chelsea memiliki rekor yang sedikit lebih baik dari 2 pertandingan.

Tak satu pun dari tim ini tengah dalam kondisi yang bagus dalam beberapa pekan terakhir. Dengan standar tinggi Chelsea belum dalam kondisi prima, setelah ditarik 3 dari 6 pertandingan terakhir mereka, termasuk 2 terakhir melawan PSG dan Burnley.

Tim asuhan Jose Mourinho tidak akan khawatir tentang itu dengan kondisi yang standar,hal ini dikarenakan The Blues masih di puncak Liga Utama Inggris dan masih berada 5 poin dari peringkat kedua Manchester City.

Spurs gagal menang dalam 4 pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi dan keluar dari Liga Europa pada Kamis setelah mendapati kekalahan 2-0 di Florence melawan Fiorentina, ironisnya dengan Chelsea loanee Mohamed Salah mendapatkan di scoresheet melawan tim Pochettino itu. Meski gagal menang dalam dua pertandingan terakhir mereka Liga Premier, Spurs masih baik dalam pertempuran untuk tempat di Liga Premier 4 dan tempat Liga Champions.

Chelsea memiliki banyak pemain nama besar di tim mereka, salah satunya gelandang Serbia Nemanja Matic. Matic telah memenangkan kepemilikan di daerah lini tengah lebih dari pemain lain di Premier League musim ini. Dia telah membuktikan dirinya sebagai salah satu gelandang bertahan terbaik di dunia sepakbola sejak kembali dari Benfica.

Comments are closed.