May 21, 2012
Comments Off

Taruhan Online Bola SBOBET – Jupp Heynckes: Roberto Di Matteo Memang Pantas Untuk Menjadi Pelatih The Blues

Pelatih Bayern Munich, Jupp Heynckes mengaku kalau Chelsea seharusnya memberikan kontrak permanen kepada pelatihnya yang telah sukses memberikan dua gelar dalam musim ini, dimana Roberto Di Matteo telah mempersembahkan gelar Piala FA dan Piala Liga Champions.

Di Matteo dianggap telah sukses membawa The Blues keluar dari masa-masa keruntuhannya sejak dirinya ditunjuk untuk menggantikan pelatih Andre Villa-Boas pada bulan Maret lalu. Di Matteo berhasil memberikan Piala FA dengan menyingkirkan tim Liverpool dalam dua Minggu yang lalu, kini sang pria Italia itu telah sukses mempersembahkan lagi gelar piala paling terkenal didaratan Benua Biru.

“Saya yakin Chelsea masih akan memberikan kontrak baru lagi kepada sang pelatih, Di Matteo. Setidaknya kontrak yang diberikan oleh Chelsea kepada dirinya bisa bertahan sampai tiga tahun.” Ungkap sang pelatih Bayern, Jupp Heynckes yang berhasil diliput oleh Taruhan Online Bola SBOBET.

Heynckes pria yang berasal dari Jerman ini memberikan ucapan selamat kepada Di Matteo dan tim yang dipimpinnya dimana mereka menang pada hari Minggu tanggal 20 Mei 2012 pada pagi hari lewat babak adu penalti 4-3 di Allianz Arena yang bertempatkan di Muenchen. setelah Bayern mampu ditahan seimbang oleh Chelsea 1-1.

Heynckes mengakui kalau dirinya tidak bisa menyalahkan siapa pun atas kekalahan yang diterima oleh Bayern dan merasa ini adalah tanggung jawabnya sendiri. Pertandingan yang berlangsung di Allianz Arena ini sebenarnya sudah jelas siapa pemenangnya dimana Bayern dari babak pertama sampai babak kedua selalu mendominasi jalannya pertandingan.

Die Bayern, terlihat sudah unggul terlebih dahulu meninggalkan Chelsea lewat golnya Thomas Mueller di menit ke delapan sebelum pertandingan dinyatakan selesai, baru saja merasa senang karena bisa menyarangkan gol digawang yang dikawal oleh Cech, namun anak unggulan pilihan Chelsea, Didier Drogba tidak mau memuluskan jalan Bayern menuju piala Liga Champions dimana dirinya menciptakan satu gol secara cepat sehingga kedudukan menjadi kembali seimbang dimenit akhir pertandingan.

Muenchen sebenarnya memiliki peluang untuk bisa keluar sebagai seorang juara dimenit tambahan, dimana Bayern diberikan hadiah penalti atas pelanggaran yang dilakukan oleh Drogba di kotak penalti dan Arjen Robben sebagai sang eksekusi penalti tersebut, namun sungguh sangat disayangkan kalau target yang ingin Robben tendangkan itu telah dibaca dengan baik oleh kiper utama Chelsea, Petr Cech sehingga dengan sangat mudah dirinya langsung menepis dan mengagalkan tendang penalti tersebut dan pihak The Blues pun akhirnya merasa sangat lega karena terlepas dari ancaman bahaya yang bisa membuat mereka tersingkirkan dari Piala Liga Champions.

“Sungguh sangat disayangkan kalau penaltinya Robben bisa digagalkan oleh Petr Cech, namun saya tidak dapat menyalahkan dirinya, Chelsea telah bermain seperti yang saya pikirkan waktu pertandingan dimulai, saya tahu kalau mereka adalah tim yang sangat kuat sejak mengalahkan tim Barcelona beberapa minggu yang lalu, kini kami hanya bisa menyalahkan diri kami sendiri karena kami telah banyak membuang kesempatan yang bisa menghasilkan gol sampai menit ke 83.” Sambung Heynckes, pria yang dulu pernah bermain sebagai salah satu penyerang timnas Jerman.

Kekalahan yang diterima oleh Bayern dimusim ini cukup telah karena mereka hanya bisa bermain sampai menjadi runner-up saja dimana piala Bundesliga, Ribery dan rekan-rekannya harus puas bisa berada di urutan kedua klasemen dan di Piala Jerman mereka harus merelakan Piala tersebut jatuh ditangan rivalnya, Borussia Dortmund setelah dikalahkan dengan tragis 2-5.

Sebaliknya kalau kemenangan yang berhasil diraih oleh Chelsea ini telah menjadi hasil yang sangat puas bagi Di Matteo, walau baru dua setengah bulan dirinya menjadi pelatih baru The Blues menggantikan Villas-Boas, Di Matteo sudah mampu mempersembahkan dua Piala sekaligus dimana piala-piala tersebut cukup terkenal.

Pernah kalau kinerja Di Matteo diragukan oleh banyak orang dimana dirinya gagal dalam mengamankan posisinya di empat besar Liga Inggris, Namun pelatih yang kini berusia 41 tahun itu bisa menunjukan kemampuannya dengan membawa Chelsea meraih Piala yang cukup bergengsi Piala Liga Champions saat menyingkirkan Bayern Munich pada hari Minggu pagi hari. Chelsea menutup musim ini dengan raihan dua gelar yang cukup bergengsi yaitu Piala FA dan Piala Liga Champions.

 

Post By : Agen Bola

Comments are closed.

blackberry agenliga

RSS Agen Bandar Judi Bola Tangkas Sbobet Ibcbet & Casino Online

  • Emery Memberi Penghormatan Kepada Petr Cech January 18, 2019
    Unai Emery telah memberikan penghormatan kepada Petr Cech setelah pengumuman pensiun dari penjaga gawang Arsenal bahwa dia akan pensiun pada akhir musim dan ingin karirnya ditutup pada momen bagus, Cech […]
  • Monaco 1-1 Nice: Thierry Henry dan Patrick Vieira berbagi rampasan January 17, 2019
    Tuan rumah tetap tanpa kemenangan liga kandang musim ini karena pembuka Allan Saint-Maximin (30) dibatalkan oleh sundulan Benoit Badiashile (50) dalam derby Cote d’Azure yang penuh semangat. Pasukan Henry memainkan […]
  • Solari Tidak Lagi Mengurus Tentang Karir Isco di Madrid January 17, 2019
      Bukan rahasia kembali, Isco kehilangan tempat di scuad pokok Real Madrid. Pemain dari Spanyol itu seringkali jadi penghangat bangku cadangan semenjak Santiago Solari mengatasi Los Blancos. Bahkan juga saat […]

RSS AgenLiga.org

  • Seberapa tinggi Manchester United bisa menyelesaikan? January 18, 2019
      United telah memenangkan lima dari lima pertandingan Liga Premier di bawah Solskjaer sejak memecat Jose Mourinho bulan lalu, menjaga mereka dalam enam poin dari Chelsea yang berada di urutan […]
  • Giuseppe Rossi Senang Bisa Berlatih Lagi Dengan MU January 18, 2019
    Giuseppe Rossi merasa sangat senang karena dirinya dapat lagi berlatih bersama dengan tim lamanya, yaitu Manchester United. Dia sangat berharap kalau kunjungannya ke Carrington dapat kembali membuatnya bermain dengan tajam […]
  • Metode Bielsa Sempat Kejutkan Guardiola January 17, 2019
    Penjelasan Marcelo Bielsa tentang metode yang diteliti selama memimpin Leeds United mengungkapkan bagaimana dokumen terperincinya pernah mengejutkan Pep Guardiola, Bielsa menerima tanggung jawab untuk menginstruksikan karyawan Leeds untuk mengamati pelatihan […]