Feb 3, 2019
Comments Off

Qatar Yang Pernah Kalah Dari Indonesia Sekarang Jadi Juara Piala Asia

Qatar berhaisl untuk menjadi juara dalam kompetisi Piala Asia 2019. Itu merupakan sebuah prestasi yang sangatlah luar biasa sebagai sebuah tim yang pernah ditaklukan oleh Indonesia didalam ajang kejuaraan yang sama.

Qatar sendiri dengan sangat mengejutkannya dapat memenangkan kejuaraan Piala Asia. Menjalani pertandingan final untuk kali pertamanya dengan menghadapi sang juara Piala Asia empat kali, Jepang, Qatar berhasil untuk menang dengan skor meyakinkan 3-1 dalam laga yang dilangsungkan di Stadion Zayed Sport City yang terletak di Uni Emirates Arab pada hari Jumat tanggal 1 Febuari 2019 kemarin.

Tiga gol yang diciptakan oleh Qatar tercipta melalui Almoez Ali pada saat menit ke 12, Abdulaziz Hatem disaat menit ke 27 dan juga penalti pada menit ke 83. Sedangkan Jepang hanya dapat membalas satu gol saja melalui Takumi Minamino disaat menit ke 69.

Raiahn tersebut merupakan titel juara Piala Asian pertama untuk The Marron serta semakin sempurna disaat mereka menyapu bersih sebanyak tujuh pertandingan semenjak babak fase grup dan hanya kebobolan satu gol saja. Prestasi yang sangat luar biasa yang dimiliki oleh Qatar dapat dibilang buah dari kerja keras dari pemerintah mereka untuk terus mengembangkan sepabola.

Negeri Jazirah Arab tersebut sebelumnya memanglah bukan kekuatan utama dari sepakbola Asia. Bahkan didalam kompetisi Piala Asia 2004 yang lalu Qatar harus dikalahkan oleh Indonesia dengan skor 1-2 didalam pertandingan perdana di Grup A.

PAda saat itu Indonesia mampu menang berkat gol yang diciptakan oleh Ponaryo Astaman dan juga Budi Sudarsono. Qatar lantas mengakhiri turnamen tersebut sebagai sang juru kunci di Grup A yang dimana mereka dibawah Indonesia.

Akan tetapi setelahnya Qatar langsung mulai berbenah. PAda tahun yang sama, pihak pemerintah Qatar langsung membuka pusat olahraga yang cukup megah dengan nama Aspire Academy.

Aspire Academy sendiri setiap tahunnya mencari para pemain sepakbola berbekat dari Qatar ataupun negeri yang lain agar dididik dengan basis Eropa. Akademi tersebut bahkan sering disamakan dengan La Masia.

Para pemain lulusan Aspire Academy juga sering menjadi kerangka utama untuk timnas Qatar yang membuat mereka sukses dalam Piala Asia. Seperti yang dilangsir salah satu media internasional tercatat ada sepertiga peman ditimnas Qatar yang merupakan pemain lulusan Aspire Academy yang telah saling mengenal satu sama lain.

“Saya telah mengenal Almoez Ali hampir delapan tahu,” kata Assim Modibo yang merupakan pemain gelandang Qatar.

“Kami bukanlah rekan satu tim saja, namun kami juga adalah keluar. Kami merupakan satu kelompok didalam ataupun diluar lapangan,” lanjutnya.

Selain dari pada para pemain tersebut, pelatih timnas Qatar, yaitu Felix Sanchez Braz juga tidak lain adalah mantan pelatih di Aspire Academy. Tentu tidak mengejutkan bahwa Qatar memiliki tim yang sangat solid dan juga sangat kompak sekali untuk dapat memenangkan kompetisi Piala Asia 2019.

Jadi tentunya dana yang sangat besar yang sudah diinvestasikan oleh pihak pemerintah Qatar tentunya sangat tidak sia-sia dengan apa yang sekarang ini berhasil mereka dapatkan sebagai hasilnya. Juara Asia tersebut dapat membungkam semua kritikan dan juga mempersiapkan diri untul hal yang lebih penting seperti menjalani kompetisi Piala Dunia tahun 2022 yang akan datang nanti.

Setelah ini, Qatar sendiri masih akan mengikuti kompetisi Copa America yang dimana kompetisi tersebut akan dilangsungkan di 14 Juni hingga 7 Juli pertengahan tahun nanti.

Comments are closed.

blackberry agenliga

RSS Agen Liga

  • An error has occurred, which probably means the feed is down. Try again later.

RSS AgenLiga.org

  • Raphael Guerreiro Masih Terlibat Perbincangan Klub August 23, 2019
    Raphael Guerreiro masih dalam pembicaraan dengan Borussia Dortmund, klub Bundesliga setelah dilaporkan menawarkan bek perpanjangan kontrak lagi kendati Bek sayap Portugal dikatakan menjadi subjek yang diminati oleh Paris Saint-Germain dan […]
  • Tentang Soal VAR Nantinya Akan Diceritakan Oleh PSSI Di JCC August 22, 2019
    PSSI terjebak dalam pameran olahraga Indonesia Sport Expo and Komunitas (ISEF) 2019. PSSI direncanakan menerangkan tentang tehnologi VAR (Video Assistant Referee). ISEF 2019 dengan topik Driving The Sports Business in […]
  • Soal Eksekutor Penalti, MU Belajarlah pada Liverpool August 22, 2019
    Perdebatan antara Paul Pogba dan Marcus Rashford sebelum eksekusi penalti Manchester United menuai kritik. MU bisa belajar dari Liverpool soal penunjukkan eksekutor. Pogba gagal mencetak gol dari titik putih saat […]