Jun 16, 2019
Comments Off

Termasuk Ozil, Unai Emery Diminta Tendang 5 Pemain Arsenal

Manajer Arsenal Unai Emery harus bekerja keras membentuk skuatnya pada bursa transfer musim panas ini. Bukan hanya soal membeli, melainkan juga soal membuang pemain-pemain yang sudah tidak layak membela The Gunners.

Musim 2018/19 lalu terbilang buruk bagi Arsenal, tetapi masih bisa dimaklumi sebagai musim pertama Emery. Mereka hanya bisa finis di peringkat kelima klasemen akhir Premier League dan runner-up Liga Europa.

Lagi-lagi Arsenal gagal ke Liga Champions, sudah tiga musim beruntun. Emery sudah membuktikan Arsenal berjalan ke arah yang tepat, tetapi perkembangan itu tersendat dengan komposisi skuad yang seadanya.

Sayangnya, Emery sepertinya harus bersabar dengan skuad yang demikian. Arsenal hanya bisa menyediakan dana belanja minim di bursa transfer kali ini. Bisa membeli dua pemain saja sudah terbilang bagus.

Salah satu suporter fanatik Arsenal yang juga analis sepak bola, Piers Morgan meminta Emery menjual banyak pemain untuk mengatasi dana belanja minim tersebut. Dengan menjual terlebih dahulu, Arsenal bisa mengalirkan uang pada pembelian pemain yang lebih baik.

“Dia (Unai Emery) menghadapi tugas besar,” tutur Morgan kepada talkSPORT.

Morgan bahkan sudah punya daftar lima pemain yang harus dijual, salah satunya Mesut Ozil. Gelandang Jerman itu terlalu malas dan sudah waktunya Arsenal melepas pemain seperti itu.

Tendang Lima Pemain

Morgan yakin hampir semua suporter Arsenal sudah tahu siapa saja pemain yang tak berguna. Menurutnya, Emery bisa memulai dengan melepas Ozil. Lalu melepas empat pemain lain yang menurutnya kurang mumpuni.

“Saya bakal menendang empat atau lima pemain yang tak berguna. Peforma kami di akhir musim sangat mengecewakan, dan (Emery) bisa memulai dengan Mesut Ozil, yang sebelumnya pernah saya bela,” sambung Morgan.

“Namun, sekarang Ozil mendapatkan 350.000 poundsterling per pekan hanya untuk duduk seperti pemalas dan sudah waktunya kami menjual dia,” tandasnya.

Biarpun demikian, langkah Arsenal melepas Mesut Ozil tak akan mudah. Saat ini tidak banyak klub yang meminati jasa gelandang kreatif itu.

Jun 16, 2019
Comments Off

Hasil Laga Uji Coba 15 Juni: Indonesia 6-0 Vanuatu

Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan besar dalam laga uji coba resmi FIFA menjamu negara Vanuatu. Dalam laga yang digelar di Stadium Gelora Bung Karno, pada hari Sabtu (15/05) malam wib, skuat Garuda Merah Putih menang telak dengan skor 6-0.

Jalannya pertandingan dibabak pertama ini dimulai dengan tempo permaian cepat yang ditunjukkan oleh pasukan Garuda Merah Putih. Indonesia pun mampu langsung tampil menggebrak sejak awal laga dimulai. Hasilnya, baru dua menit laga berjalan, tuan rumah sudah langsung bisa mencetak gol.

Berawal dari pergerakan Andik Vermansah disisi kiri serangan, ia kemudian melepaskan umpan silang yang langsung disambar Beto Goncalvez dengan sepakan first time tanpa mampu diantisipasi oleh kiper tamu Dick Taiwia dan kedudukan berubah menjadi 1-0.

Selanjutnya Indonesia terus tampil menekan dan mampu menguasai jalannya pertandingan. Hal itu membuat lawannya hanya bisa mengandalkan serangan balik. Alhasil, timnas Garuda ini mampu menggandakan kedudukan mereka pada menit ke 19. Mendapatkan umpan tarik dari Riko Simanjuntak didalam kotak pinalti, Evan Dimas menyambut bola dengan melepas tendangan keras dari luar kotak penalti tanpa bisa dijangkau sang kiper dan membuat skor menjadi 2-0.

Unggul dua gol tak membuat skuad Garuda lengah, mereka terus tampil dengan memberikan tekanan demi tekanan yang terus dilancarkan oleh skuat Garuda. Beto sempat mendapat dua peluang berbahaya namun masih gagal menghasilkan gol. Begitu juga dengan peluang Irfan Bachdim yang masih melambung. Tak ada gol lagi yang tercipta, skor 2-0 untuk keunggulan Indonesia pun terus bertahan hingga jeda turun minum.

Memasuki babak kedua, Indonesia kembali langsung tampil menggebrak. Baru dua menit interval dimulai, timnas Garuda sudah kembali mampu memperbesar kedudukan mereka. Beto kali ini mencetak gol keduanya dilaga ini dengan tandukkan kepalanya usai memanfaatkan umpan silang dari Andik Vermansyah. Skor 3-0.

Tertinggal tiga gol, Vanuatu mulai menerapkan permainan bertahan mereka. Mereka sanggup menahan laju serangan dari tuan rumah hingga akhirnya kembali kebobolan di menit ke 60. Indonesia kembali unggul berkat gol Beto, sempat menerobos pertahanan sang tamu dengan aksinya melewati beberapa pemain lawan sebelum akhirnya melengkapi hattrick-nya. Skor pun kembali berubah menjadi 4-0.

Lima menit kemudian, Vanuatu kembali kebobolan lagi lewat gol keempat dari Beto. Striker Madura United kali ini mencetak gol keempatnya dengan tandukkannya usai kembali memanfaatkan umpan dari Andik Vermansyah dan mengubah kedudukan menjadi 5-0.

Sudah unggul lima gol, Indonesia belum mau menurunkan intensitas serangan mereka. Hingga akhirnya Evan Dimas kembali sukses mencatatkan namanya di papan skor. Menerima umpan matang dari Dedik Setiawan, Evan kemudian melepaskan sepakan yang tak mampu dihadang oleh sang kiper dan membuat skor menjadi 6-0. Skor tersebut pun terus bertahan hingga laga usai.

Susunan pemain:

Indonesia (4-4-2): Andritany Ardhiyasa (Awan Setho 71′), Yanto Basna, Hansamu Yama Pranata, Ricky Fajrin, Yustinus Pae, Evan Dimas (Arthur Bonai 76′), Zulfiandi, Riko Simanjuntak (Febri Haryadi 60′), Andik Vermansah, Alberto Goncalves (Dedik Setiawan 69′), Irfan Bachdim (Rizky Pora 80′).

Pelatih: Simon McMenemy

Vanuatu (4-4-2): Dick Taiwia, Selwyn Vatu (Jonathan Spokeyjack 71′), Joseph Solo Lui Laruel, Jason Thomas, Michel Kalmalap Coulon, Daniel Natou, John Alick, Bong Kalo, Elkington Molivakarua, Kensi Tangis, Tony Kaltak.

Pelatih: Paul Munster

Jun 15, 2019
Comments Off

Luis Suarez Bahkan Tak Mau Antar Anak Ke Sekolah

Luis Suarez mengakui kalau dirinya sangat frustasi sekali pada saat Barca disingkirkan oleh Liverpool didalam pertandingan semifinal Liga Champions. Penyerang berkebangsaan Uruguay tersebut tidak ingin mengantarkan anaknya untuk pergi ke sekolah.

Didalam kompetisi Liga Champions msim 2018/2019 yang lalu, Suarez harus menelan kekalahan yang menyakitkan bersama dengan Barca. Tim yang dia perkuat tersebut harus tesingkir terlebih dahulu setelah sebelumnya sempat unggul tiga buah gol di dalam leg pertama.

Pada saat babak semifinal, Barca mampu unggul 3-0 di leg pertandingan yang dilangsungkan di Camp Nou. Saat itu Suarez berhasil mencetak satu gol dan dua yang lainnya dilesatkan oleh Lionel Messi.

Namun pada leg kedua, Barca yang sangat diyakini akan lolos ke partai final malah harus dipercundangi oleh Liverpool. Barcakalah 0-4 pada saat bertandang ke markas Anfield dan juga harus tersingkir dengan agregat 3-4. Liverpool sendiri berhasil lolos menjadi juara setelah menaklukan Tottenham Hotspur dengan skor 2-0 pada laga final.

Kekalahan tersebut ternyata membuat Suarez sangat terpukul sekali. PEmain yang sempat memperkuat Liverpool diperiode 2011 hingga 2014 yang lalu tersebut merasa sangat hancur.

“Hari setelahnya kami kembali ke Barcelona dan itu merupakan momen terburuk yang ada didalam hidup maupun karier saya, sama seperti kegagalan dalam Piala Dunia 2014 yang lalu. Saya mau menghilang saja dari dunia ini,” ujar Suarez.

“Saya bahkan tidak mau mengantarkan anak saya kesekolah, semuanya dapat melihat kalau saya berada didalam kondisi yang sangat buruk. Saya juga memiliki hari-hari dimana tidak mau melakukan apapun dan itu merupakan hal yang sangat sulit,” tutupnya.

Setelah kekalahan yang didapatkan Barca dari Liverpool, Suarez kemudian menjalani operasi untuk mengobati masalah pada lututnya. Sekarang ini penyerang yang sudah berusia 32 tahun tersebut telah fit kembali serta siap menjalani pertandingan bersama dengan Uruguay didalam kompetisi Copa America 2019 yang akan dilangsungkan di Brasil.

Uruguay sendiri berada didalam Grup C bersama dengan timnas Chili, Ekuador, Jepang dan juga Uruguay.

blackberry agenliga

RSS Agenliga | Agen Judi Bola Online Terpercaya

  • Argentina Menang dan Lolos, tapi Lionel Messi Kurang Menggigit June 25, 2019
    Argentina berhasil lolos ke perempatfinal Copa America 2019 usai mengalahkan Qatar. Meski begitu, performa megabintang Argentina Lionel Messi kurang menggigit. Albiceleste menang 2-0 atas Qatar di laga terakhir Grup B […]
  • Upaya Torres Dalam Waktu Melakukan Perlawanan June 24, 2019
    Tapi, Torres merasa dia tidak bisa lagi bersaing di level kompetitif dengan kondisi fisiknya mulai menurun. Belakangan Torres sering dilanda cedera, sehingga sulit mempertahankan penampilannya. Meskipun mengumumkan pengunduran dirinya, Torres […]
  • Frank Lampard Dalam Pembicaraan Dengan Chelsea, Kata Didier Drogba June 23, 2019
    Didier Drogba muncul untuk mengkonfirmasi bahwa Frank Lampard sedang dalam pembicaraan dengan Chelsea untuk menjadi manajer baru mereka dalam video langsung di Sosial Media-nya. Derby Country bersikeras tidak ada pendekatan […]