Sep 18, 2017
Comments Off

Manchester United Kembali Menang Telak Di Premier League Saat Menjamu Everton

Manchester United membuat sebuah homecoming frustrasi untuk Wayne Rooney saat mereka mengalahkan Everton 4-0 di Old Trafford yakni pencetak gol terbanyak sepanjang masa United menyaksikan mantan rekan satu timnya memimpin secara dini berkat serangan fantastis dari Antonio Valencia dengan hanya empat menit sebelum gol terlambat dari Henrikh Mkhitaryan, Romelu Lukaku, yang mencetak gol melawan mantan klubnya, dan Anthony Martial mengutuk kemenangan tersebut meskipun ada peluang di kedua ujungnya, termasuk yang bagus untuk Rooney, Everton tidak bisa hidup dalam kekejaman United, karena tuan rumah bergerak mendekati poin di puncak klasemen dengan rival Manchester City jadi hasilnya membuat Everton hanya dengan empat poin setelah lima pertandingan Premier League pertama mereka, meskipun daftar perlengkapan mereka yang sulit, yang telah membuat mereka berhadapan dengan United, City, Chelsea dan Tottenham, berada di belakang mereka sekarang sedangkan Everton menetapkan dengan maksud untuk menahan tuan rumah yang percaya diri – namun perlawanan mereka terpecah dalam empat menit oleh serangan sensasional oleh Valencia.

Nemanja Matic mencambuk bola ke United penuh-kembali, yang memutuskan untuk memukul upaya pertama kali keterlaluan dari 22 meter yang ping seperti roket ke pojok atas namun Rooney menghabiskan sebagian besar waktu setengah jam pertama untuk keluar dari permainan, tapi ia berhasil melepaskan umpan silang Cuco Martina beberapa meter sebelum Lukaku melewatkan kesempatan bagus saat bertanding dengan Jordan Pickford dimana Kesempatan emas Rooney datang tepat setelah jeda ketika kegigihannya di dalam kotak meninggalkannya dengan peluang yang sangat bagus dari jarak 12 yard – tapi mantan rekan setimnya David de Gea ada di sana untuk menyelamatkan tuan rumah dalam periode yang jauh lebih lama lagi, United tergelincir lebih dalam saat Everton tumbuh dalam kepercayaan diri meskipun Juan Mata melakukan tembakan 20 yard tendangan bebas melawan tiang gawang sesaat sebelum tanda jam dan Matic melepaskan pemotong daisy hanya pada 75 menit.

Rooney digantikan dengan standing ovation dengan delapan menit tersisa dan United memanfaatkan pendekatan gung-ho Everton, menembaki tiga gol terlambat. Mkhitaryan dikirim melalui Lukaku sebelum menyelesaikan seluruh Pickford sebelum mantan pria Everton itu menusuk rumah dari jarak dekat beberapa menit kemudian. Masih ada waktu untuk pengganti Bela Diri untuk menanamkan hukuman penalti setelah Morgan Schneiderlin menangani dan itu bukan performa bagus. Ada sedikit bangunan pola meskipun, dalam hal mendapatkan di depan, sabar, menunggu dan kadang-kadang bahkan mundur dengan beberapa substitusi defensive jadi saya pikir Jose terkenal sebagai pelatih pasien, timnya terlihat seperti memiliki kedewasaan untuk menanganinya. Dia akan sedikit khawatir dengan gol yang dia kebobolan di Stoke pekan lalu dan beberapa peluang yang dia kelola hari ini karena United belum memainkan apa yang saya sebut tim terbaik di liga sehingga Jose Mourinho: “Saya tidak berpikir untuk satu detik tentang Manchester City – Saya memikirkan Tottenham, Arsenal, Chelsea dan Liverpool, mereka tidak memenangkan pertandingan mereka. Itu adalah kesempatan bagi kami untuk mendapatkan dua poin seperti yang mereka dapatkan dimana Minggu lalu ketika kami bermain imbang melawan Stoke, saya memikirkan mereka dan bukan City yang memenangkan pertandingan mereka dan melakukan pekerjaan mereka tapi kami telah bermain dengan sangat luar biasa pada musim ini.

Sep 18, 2017
Comments Off

Lukaku Berikan Tekanan Kuat Pada Koeman

Sejak hengkangnya Wayne Rooney ke Everton pada bursa transfer musim panas kemarin akhirnya ia harus kembali menginjakkan kakinya ke Old Trafford. Tapi, sayangnya klub yang diperkuat olehnya dihantam dengan cukup telak oleh Manchester United dengan skor 4-0. Bahkan, salah satu dari empat gol tersebut disumbangkan oleh Lukaku yang merupakan eks mantan didikan Ronald Koeman.

Henrikh Mkhitaryan, Romelu Lukaku dan Anthony Martial semua memberikan konstribusi yang cukup besar untuk mengalahkan Everton pada laga tersebut. Bahkan, Rooney pun tak mampu berbuat banyak dan harus rela melihat dua klub yang pernah diperkuat olehnya saling berhadapan untuk mendapatkan tiga poin.
Gol pertama Manchester United tercipta pada menit ke-04 lewat Antonio Valencia. Ia berhasil membuat dirinya sebagai pemain saat ini dengan tembakan 20 yard yang spektakuler.
Tertinggalnya gol pertama tersebut membuat semua punggawa Everton tak bisa mengejar ketertinggalan. Bahkan, Rooney pun tak mampu menjebol gawang The Red Devils yang dijaga oleh De Gea. Berbagai peluang semua berhasil dipatahkan oleh para pemain belakang MU.

Setelah memasuki babak kedua pun, serangan yang diciptakan oleh Wayne Rooney dan Gylfi Sigurdsson tergolong cukup mudah ditebak dan terkesan lambat sehingga De Gea bisa dua kali ditebus mempertahankan gawangnya.
Namun, pada tujuh menit terakhir United bangkit kembali, saat Lukaku mendirikan Mkhitaryan, mencetak gol dan kemudian melihat tembakan darurat Martial fire ke rumah, memperpanjang lari tanpa kemenangan Everton ke enam pertandingan di semua kompetisi untuk lebih meningkatkan pengawasan Koeman.
Setelah penampilan menyedihkan melawan Tottenham dan Atalanta dalam dua pertandingan terakhir mereka, Koeman menaikkan timnya ke Old Trafford, agaknya berharap bisa membuat frustrasi United setidaknya dalam waktu singkat.
Tapi saat ajaib berarti perlawanan mereka berlangsung empat menit yang remeh, saat Valencia menerima umpan Nemanja Matic tepat di luar area penalti dan mengirim tendangan voli ganas ke luar Jordan Pickford yang tak berdaya.
Rooney yang terisolasi bertahan dalam pembukaan yang sulit saat kembalinya Old Trafford. Tapi dia mendekati 21 menit, bertemu dengan cutoff Cuco Martina dan mengirimnya dengan agonis ke pojok kiri bawah.

Lukaku juga salah lagi di ujung sana beberapa saat kemudian, tanpa bisa melupakan target saat bermain melalui gawang oleh Juan Mata setelah mengalami kesalahan Michael Keane.
Petenis Belgia itu berada di tempat tujuh menit sebelum turun minum, namun kali ini Phil Jagielka kembali membuat blok vital dengan Pickford yang tampaknya dipukuli.
Everton memulai babak kedua dengan cerah dan Rooney menolak kesempatan yang lebih baik daripada yang terakhir, saat ia memasukkannya ke dalam kotak, menaiki tantangan Eric Bailly dan kemudian langsung menembak De Gea. Bersatu, di sisi lain, menjadi pekerja keras dan lamban dalam pemilikan, karena mereka berjuang untuk menciptakan peluang mencetak gol.

Dan mereka melepaskannya lagi setelah satu jam, saat Sigurdsson berjuang masuk ke daerah itu dan melihat De Gea membuat blok penting lainnya. Everton telah beruntung lolos tak lama setelah itu, meskipun, dengan tangan kanan Pickford menjaga keluar tendangan bebas 20-halaman Mata.
Harapan Rooney untuk membuat dampak yang jelas terhadap United berakhir dengan penarikan Kevin Mirallas delapan menit menjelang pertandingan usai.
Dan United kemudian sukses memenangkan pertempuran dalam menyelesaikan Everton pada akhir pekan ini dengan hasil yang cukup positif.

Sep 18, 2017
Comments Off

Barcelona Ungggul Tipis Atas Getafe

Barcelona melanjutkan laju sempurnanya di Liga Spanyol musim ini. Sempat tertinggal dan direpotkan Getafe, Blaugrana menang 2-1 lewat Denis Suarez dan Paulinho.

Bertandang ke Coliseum Alfonso Perez, Sabtu (16/9/2017) malam WIB, Barcelona menguasai permainan sejak awal seperti biasanya. Namun saat sedang kesulitan menemukan celah di pertahanan Getafe, mereka malah kecolongan di menti ke-39 lewat gol indah Gaku Shibasaki.

Penampilan Barcelona membaik di babak kedua. Dua pemain pengganti yakni Denis Suarez dan Paulinho menjadi jalan keluar untuk kebuntuan tim. Denis menyamakan kedudukan di menit ke-62, sementara Paulinho membalikkan keadaan pada menit ke-84.

Dengan kemenangan ini, Barcelona masih sempurna dengan nilai 12 dari empat pekan. Skuat besutan Ernesto Valverde itu memimpin klasemen unggul tiga angka dari Real Sociedad di posisi dua yang baru akan bermain pada Senin (19/9) dinihari WIB.

Jalannya Pertandingan

Barcelona langsung mendapatkan ancaman di menit kedua pertandingan. Umpan ceroboh Sergi Roberto jatuh di kaki Amath Ndiaye dan bola diteruskan ke Jorge Molina. Molina melepaskan sepakan, tapi bisa diamankan Marc-Andre ter Stegen.

Meski mendominasi penguasaan bola, Barcelona lagi-lagi malah terancam. Di menit ke-16, Ousmane Dembele kehilangan bola dan Ndiaye memberikannya ke Gaku Shibasaki. Shibasaki mengoper ke tengah kotak penalti dan bola dicocor Molina, namun cuma berakhir melebar.

Pertanda kurang baik untuk Barcelona. Dembele mengalami cedera dan ditarik keluar, posisinya digantikan Gerard Deulofeu.

Peluang bersih pertama Barcelona dicatatkan di menit ke-31. Umpan Andres Iniesta dari sepak pojok disambut sundulan Samuel Umtiti, tapi terlalu lemah dan mengarah ke kiper.

Barcelona terus kesulitan mendapatkan celah. Getafe lebih banyak menunggu untuk kemudian melakukan pressing saat Barcelona mulai masuk sepertiga akhir lapangan.

Getafe memimpin di menit ke-39. Bola lambung ke dalam kotak penalti ditanduk Markel Bergara untuk Shibasaki yang berada di belakangnya. Bola langsung disambar dengan sepakan keras yang tak mampu dijangkau Ter Stegen.

Sebuah upaya Lionel Messi dari tendangan bebas pada menit ke-45 bisa dihalau kiper Getafe Vicente Guaita. Upaya berikutnya dari Messi menyusul korner yang dihasilkan cuma melambung. Babak pertama berakhir untuk keunggulan Getafe.

Barcelona mencoba meningkatkan intensitas serangan di babak kedua. Masuknya Denis Suarez menggantikan Iniesta membuat aliran bola mereka lebih cepat. Tapi peluang pertama mereka baru tercipta di menit ke-56 lewat sepakan Roberto yang masih dihalau Guaita.

Upaya Barcelona menyamakan kedudukan membuahkan hasil di menit ke-56. Roberto mendapatkan bola liar di sisi kanan di dalam kotak penalti dan merangsek. Dia lalu melepaskan umpan tarik yang diterima Denis. Bola dikontrol sesaat oleh Denis, lalu disepaknya ke pojok kiri atas dan tak kuasa dijangkau Guaita.

Barcelona terus mendominasi pertandingan, tapi masih kerepotan mendapatkan celah dari pertahanan Getafe yang sangat rapat. Gawang Ter Stegen malah terancam di menit ke-80 lewat sepakan jarak jauh Alvaro Jimenez. Upayanya masih bisa ditepis.

Dua menit berselang, Getafe kembali mencatatkan peluang. Arambarri menerima bola dari Jimenez dan melepaskan sepakan mendatar. Bola sempat membentur Roberto dan mengecoh Ter Stege, namun kiper Barcelona itu masih bisa menjangkaunya dan menepis bola keluar lapangan.

Barcelona berbalik unggul di menit ke-84. Messi memberikan umpan ke Paulinho yang berlari memasuki kotak penalti. Paulinho menggiring bola dan melepaskan diri dari dua pemain bertahan Getafe, sebelum akhirnya menyepak bola ke pojok kiri gawang.

Di menit ke-89, Barcelona menebar ancaman lain. Messi mengarahkan sepakan terukur ke pojok kiri bawah gawang Getafe, namun berakhir tipis saja di samping luar gawang.

Sampai pertandingan berakhir tak ada gol lain yang tercipta. Barcelona menang 2-1.

blackberry agenliga

RSS Agen Bandar Judi Bola Tangkas Sbobet Ibcbet & Casino Online