May 18, 2018
Comments Off

Jornada Terakhir Liga Spanyol Hadirkan Momen-momen Perpisahan

Dilihat dari perebutan poin, jornada yang terakhir liga Spanyol tidak banyak bermakna. Yang sarat merupakan unsur sentimental, melalui adanya momen-momen perpisahan.

Kompetisi La Liga musim ini bakal berakhir seiring dengan dihelatnya rangkaian laga jornada ke-38 di akhir pekan. Salah satu pertandingan yang terhitung big match, menimbang dari posisi kedua tim, merupakan Villarreal (posisi kelima) menghadapi Real Madrid (posisi ketiga).

Walau demikian, kedua kubu niscaya tidak bakal terlalu mati-matian memetik kemenangan. Sebab musim depan Villarreal telah dipastikan lolos pada fase grup Liga Europa sedangkan Madrid pada fase grup Liga Champions.

Sebagai catatan, posisi satu hingga keempat pada La Liga berhak untuk tiket lolos langsung pada fase grup Liga Champions. Sedangkan tiket Liga Europa diraih oleh tim peringkat kelima serta keenam (fase grup), sementara posisi ketujuh melalui kualifikasi.

Ketujuh tim yang saat ini menempati peringkat itu telah dipastikan tidak akan lagi dapat terlempar keluar dari posisinya. Maka Barcelona (tim juara), Atletico Madrid, Real Madrid, serta Valencia dipastikan memperoleh tiket Liga Champions. Sedangkan Villareal serta Real Betis lolos pada fase grup Liga Europa, melalui tiket kualifikasi ajang tersebut diperoleh Sevilla.

Pada papan bawah pun telah ada tiga tim yang akan dipastikan tersingkir dari La Liga yaitu Las Palmas, Malaga, serta Deportivo La Coruna.

Namun, tidak berarti jornada ini tidak seru lagi. Telah ada unsur-unsur sentimental pada beberapa momen perpisahan yang akan hadir. Pasti saja yang pertama merupakan perpisahan Depor, Las Palmas, serta Malaga yang mesti turun kasta di musim depan.

Usai itu ada juga momen perpisahan Fernando Torres bersama klub masa kecilnya, yakni Atletico, saat menjamu Eibar pada Wanda Metropolitano. Momen ini bakal terasa sangat manis seiring dengan kesuksesan Los Colchoneros yang baru saja menjadi juara Liga Europa.

Selain hal itu, Camp Nou juga akan memperlihatkan momen perpisahan yang lainnya disaat Andres Iniesta akan melakoni pertandingan yang terakhirnya bagi Barcelona. Iniesta bakal berpisah dengan tim Blaugrana usai 22 tahun bersama.

May 18, 2018
Comments Off

Deco Bela Mourinho Dari Kritik-kritik Yang Menghampirinya

London – Jose Mourinho telah menjadi sorotan terkait dengan tindakannya mengkritik para pemain pada hadapan media. Namun aksinya tersebut dibela oleh sang mantan pemain, yakni Deco.

Mourinho pada belum lama ini mengkritik performa beberapa pemainnya, saat kalah 0-1 atas Brighton and Hove Albion. Kekalahan tersebut menandai catatan bila The Red Devils telah merasakan kekalahan dari semua tim promosi di musim ini.

Pada pertandingan tersebut, Mourinho menurunkan beberapa pemain yang sebelumnya tidak banyak mendapatkan peluang. Di antaranya Anthony Martial, Marcus Rashford, Matteo Darmian, Marcos Rojo, dan Marouane Fellaini. Tapi beberapa tampil mengecewakan.

Meski tidak menyebut nama siapa-siapa saja yang telah mengecewakannya, tapi Mourinho mengindikasikan pemain pada posisi depan yang termasuk di dalamnya. Pada pernyataannya Mourinho mengatakan “Kenapa kerap Lukaku yang bermain? Anda sekarang tahu jawabannya mengapa selalu Lukaku.”

Bukan pada kali ini saja Mourinho telah mengkritik para pemainnya. Chris Smalling serta Luke Shaw pernah menjadi sasarannya, beberapa pemain Chelsea pun juga pernah mengalaminya disaat Mourinho masih di sana.

Deco pun menilai memang seperti itu cara Mourinho melatih tim serta para pemain. Tidak ada yang berubah semenjak dari Mourinho melangkah masuk dengan sebagai pelatih Porto.

Tetapi Deco melihat reaksi-reaksi dari pemain ketika inilah yang bikin situasinya dapat lebih beragam daripada dahulu.

“Dirinya selalu sama. Dirinya tengah melakukan tugasnya. Masalah di antara pelatih bersama para pemain itu hal normal. Dirinya tahu lebih baik ketimbang kami,” ujar mantan gelandang Chelsea, Barcelona, dan Porto tersebut.

“Apa yang terjadi pada ruang ganti merupakan, terkadang dirinya ingin mendorong para pemain. Sulit untuk menangani suatu klub besar semacam Manchester United.”

“Pada Portugal dulu (Porto) ada tekanan yang besar sebab disaat dirinya tiba, kami telah dua, tiga tahun dengan tanpa gelar. Namun saya pikir dirinya masih orang yang serupa. Para pemainlah yang telah berubah, waktu berubah,’’ sambungnya.

“Mungkin bila reaksi-reaksi dari para pemain saat ini berbeda. Bila Man United memboyongnya sebagai pelatih, mereka sejak dari awal tahu bila dirinya seperti itu. Dirinya menekan para pemain, klub. Dirinya ingin menang, itu saja,” ungkapnya.

May 18, 2018
Comments Off

Wenger Sebut Tidak Ada Kontak Dengan PSG

London – Arsene Wenger memastikan tidak ada kontak di antara dirinya dengan Paris Saint Germain. Wenger mengaku masih belum bikin keputusan mengenai masa depannya.

Wenger sendiri baru saja mengakhiri pekerjaannya sebagai pelatih Arsenal. Usai 22 tahun bekerja pada Meriam London, Wenger bakal memulai suatu lembaran baru. Banyak yang telah bertanya-tanya apa langkah berikutnya yang diambil Wenger, apakah dirinya tetap menjadi manajer ataupun melalui peran yang lain.

Bulan yang lalu ada kabar bila PSG amat tertarik menjadikan Wenger dengan sebagai direktur umum. Terlebih Wenger serta PSG mempunyai hubungan yang cukup dekat.

Tapi, Wenger sepertinya masih belum merencanakan apapun terkait dengan masa depannya. Wenger pun mengungkapkan kondisi yang sebenarnya.

“Saya telah baru saja selesai serta belum bikin keputusan apapun. Tidak ada kontak bersama PSG. Sekarang saya sungguh-sungguh menatap halaman kosong,” ujar Wenger.

“Kami memang kerap dekat, serta saya bahkan mendorong (pemilik klub PSG) untuk membeli klub ketika itu. Saya pun tahu dengan kemampuan mereka bakal ada sesuatu yang diciptakan dan dilakukan pada suatu kota yang mencintai sepakbola. Anda tidak dapat mempunyai tim kecil pada ibukota.”

“Hingga kini mereka melaluinya dengan baik di sana. Mereka sudah mengawali pekerjaan serta mulai ada sedikit tuntutan bagi mereka saat ini,” sambung Wenger.

PSG berhasil mendominasi ajang domestik Prancis pada beberapa tahun terakhir. Tapi, Les Parisiens belum dapat memenuhi ambisi mereka untuk dapat menaklukkan ajang Eropa. Demi mencapai keberhasilan pada Liga Champions, mereka sudah mencopot Unai Emery serta memilih Thomas Tuchel sebagai pelatih yang baru.

“PSG sukses menyapu bersih gelar domestik, namun entah bagaimana itu tak cukup. Anda tidak dapat membangun klub dengan anggapan bila selain menjuarai Liga Champions merupakan hal buruk. Klub semacam Real Madrid melalui 15 atau 18 tahun dengan tanpa itu serta mereka masih bertahan,” ungkap Wenger.

“PSG mesti meneruskan pekerjaan mereka dan tidak boleh lupa bila ada kompetisi saat ini bersama tim-tim semacam Manchester United, Manchester City, serta Liverpool. Pada Inggris, ada enam klub yang telah siap menginvestasi banyak uang. Bakal selalu ada klub-klub Italia, Spanyol, serta Jerman yang bakal comeback. Jadi hal ini tidak sesimpel itu,” imbuhnya.

blackberry agenliga

RSS Agen Bandar Judi Bola Tangkas Sbobet Ibcbet & Casino Online

  • Kontrak Matteo Darmian Segera Diperpanjang May 25, 2018
    Bianconeri akan berusaha untuk menyelesaikan kesepakatan untuk pemain internasional Italia dalam tujuh hari ke depan sementara juga menawarkan kontrak baru bagi pemain Brasil di Juventus untuk menyelesaikan kesepakatan Matteo Darmian […]
  • Mark Robins mengatakan Coventry dapat membuat sejarah melawan Exeter May 25, 2018
    The Sky Blues mengalahkan Notts County 5-2 secara agregat untuk mencapai Wembley, kunjungan kedua mereka dalam beberapa tahun, setelah memenangkan Checkatrade Trophy melawan Oxford United musim lalu. Tahun ini adalah […]
  • Ronaldo Jelaskan Ke Neymar Arti Perbedaan May 24, 2018
    Cristiano Ronaldo menikmati rumor luas tentang Neymar pergi ke Real Madrid. Menurutnya hampir semua pemain top terkait dengan Madrid. Musim dingin Rumor Neymar dengan Edinson Cavani memanas beberapa tahun yang […]

RSS AgenLiga.org

  • Napoli Ingin Hentikan Dominasi Juve Dengan Memboyong Ancelotti May 25, 2018
    Napoli sukses mendapatkan Carlo Ancelotti dengan sebagai pelatih anyar. Dapatkah kedatangan Ancelotti memutus dominasi dari Juventus pada Italia? Kepastian Ancelotti dengan sebagai pelatih baru tim Partenopei disampaikan hari Rabu (23/5/2018). […]
  • Henderson: Pidato Klopp membawa kami ke final CL May 24, 2018
    Jordan Henderson memuji pidato final Liga Europa Jurgen Klopp untuk Liga Champions. Henderson percaya pidato meriah oleh Jurgen Klopp dua tahun lalu akhirnya membawa Liverpool ke final Liga Champions melawan […]
  • Membandingkan Icardi Dengan Aguero, Dybala dan Higuain May 24, 2018
    Mauro Icardi tidak masuk ke dalam skuat Argentina di Piala Dunia 2018. Sebenarnya, siapa yang paling tajam di antara Icardi, Sergio Aguero, Paulo Dybala dan Gonzalo Higuain? Pelatih La Albiceleste, […]