Sep 18, 2018
Comments Off

JDT & Kelantan menyelesaikan slot ke perempat final

Juara bertahan Johor Darul Ta’zim (JDT) dan juara dua kali Kelantan melengkapi daftar delapan tim ke perempatfinal Piala Malaysia setelah akhir babak penyisihan kompetisi sepakbola tertua di negara itu, Minggu malam. Dalam aksi di Stadion Shah Alam, JDT memenangkan nyaman 3-0 atas perwakilan klub MIFA Premier League, sehingga memenangkan Grup C dengan sembilan poin.

Tiga Tigers Selatan dicetak oleh Gonzalo Cabrera di menit ke-62, serta gol dan tendangan penalti Muhammad Safawi Rasid di menit ke-72 dan ke-82. Kelantan memanfaatkan tim tuan rumah mereka sendiri setelah mengatasi juara lima kali Kedah 2-0 di Stadion Sultan Muhammad IV di Kota Bharu. Dua gol Kelantan dicetak oleh Muhammad Danial Ashraf Abdullah pada menit ke-51 dan Nik Akif Shahiran Nik Mat pada menit ke-90.

Sementara itu, juara 33 kali Selangor menyelesaikan kampanye Piala Malaysia mereka dengan gaya setelah menyapu klub Perak PKNP FC 4-1 di Grup D di Penang State Stadium di Batu Kawan. Keputusan itu, bagaimanapun, tidak berarti apa-apa bagi kedua tim yang telah tersingkir dari Piala Malaysia.

Dalam pertandingan itu, PKNP FC pertama kali membuka jaring melalui Fandi Ahmad di menit ke-29. Skuad Raksasa Merah melambung empat gol, masing-masing dengan Evan Dimas di menit ke-37, tendangan Rufino Segovia del Burgo (menit ke-39), tendangan bebas kapten Mohd Amri Yahyah di menit ke-42 dan pemain pengganti, Joseph Kalang Tie mengalami cedera saat injury time babak kedua.

Aksi Grup D lainnya antara Sabah dan Pahang, yang seharusnya berlangsung di Stadion Likas, malam ini, ditunda pada hari Senin untuk menghormati perayaan Hari Tingkat Nasional 2018 di Padang Merdeka, Kota Kinabalu. Kedua tim telah mengkonfirmasi tiket mereka ke perempat final, jelang lima pertandingan sebelumnya. Empat tim lain yang lolos ke perempat final adalah Terengganu FC dan Perak dari Grup A dan PKNS FC dan Felda United dari Grup B.

Pertandingan perempat final Piala Malaysia menggunakan format timbal balik akan berlangsung pada akhir bulan ini.

Sep 17, 2018
Comments Off

Marcus/Kevin Pertahankan Titel Juara Japan Open 2018

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo berhasil untuk mempertahankan titel juara Japan Open 2018. Mereka mengaku sangat puas dengan terolehan yang mereka capai tersebut.

Titel juara Japan Open 2018 ini didapatkan oleh Marcus/Kevin setelah menaklukan Liu Yuchen/Li Junhui yang merupakan wakil asal China yang sekaligus unggulan kedua langsung dalam dua gim denga skor telak 21-11 dan 21-13 dalam pertandingan yang dilangsungkan di Musashino Forest Sport Plaza di hari Minggu tanggal 16 September 2018. Kemenangan tersebut merupakan kemenangan yang kedelapan kali didalam sembilan pertemuan bagi The Minions dari pasangan ganda putra asal China tersebut.

Selain daripada itu, Marcus/Kevin mampu untuk mempertahankan titel juara Jepang Terbuka mereka. Pada saat tahun lalu, mereka juga mampu untuk memenangkan ajang kejuaraan tersebut dengan menaklukan wakil dari tuan rumah, yakni Yuki Kaneko/Takuto Inoue pada partai final.

“Kami tentu sangat senang bisa mempertahnakan titel juara kami. Apa lagi turnamennya ada di Jepang dan kami bisa memberikan hasil yang paling baik untuk sponsor kami,” ujar Kevin.

Terolehan tersebut sekaligus menambah rentetan titel juara yang dimenangkan oleh Marcus/Kevin pada tahun ini. Mereka sebelumnya telah memenangkan titel juara Indonesia Masters, All England, India Terbuka Super 500 dan juga Indonesia Terbuka Super 1000. Titel juara didalam ajang bergengsi yang juga berhasil dicatatkan oleh Marcus/Kevin adalah dimana mereka meraih medali emas dalam ajang pentas olah raga Asian Games 2018.

Setelah kompetisi Jepang Terbuka ini, Marcus/Kevin akan pergi bertanding dalam ajang kompetisi China Terbuka Super 1000 yang dimana turnamen tersebut akan dilangsungkan pada tanggal 18 September 2018 di Olimpic Sports Center Xincheng Gymnasium. Marcus/Kevin sendiri masih menjadi unggulan pertama dalam ajang kompetisi tersebut.

Dalam ajang turnamen yang akan dilangsungkan besok tersebut, Marcus/Kevin akan menjalani pertandingan pertama mereka di round 1 dengan menghadapi wakil lainnya dari Indonesia, yakni Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso.

Sementara Liu/Li yang juga tetap menjadi unggulan kedua akan berhadapan melawan pasangan asal Taiwan, Lu Ching Yao/Yang Po Han dalam pertandingan round 1 mereka.

Sep 17, 2018
Comments Off

MotoGP: Marquez Masih Idolai Rossi

Hubungan Valentino Rossi dan Marc Marquez tak harmonis sejak MotoGP 2015. Meski demikian, Marc Marquez ternyata tetap memilih Rossi (The doctor julukan untuk Rossi) sebagai idolanya.
Sejatinya, perselisihan kedua pembalap papan atas MotoGP ini sudah bukan hal baru dan biasa. Berulang kali keduanya, sering terlibat perselisihan, baik di dalam lintasan maupun di luar lintasan. Dan hal itu terjadi setelah kontroversi pada musim 2015.

Di musim 2018, penyebab keduanya kembali berselisih adalah insiden pada MotoGP Argentina tepatnya di Autodromo Termas de Rio Hondo, 8 April 2018. Saat itu, Marquez melakukan senggolan yang membuat Rossi terjatuh dan gagal menyelesaikan balapan.

Marquez memang sudah berupaya untuk meminta maaf usai MotoGP Argentina. Tapi, Rossi menolaknya. Sial bagi Marquez, wawancara yang dilakukan dengan Sky Sport dan membahas kembali soal insiden di Argentina kembali membuat Rossi geram.

Meski begitu, The baby Alien tak serta mendiskreditkan apa yang di lakukan oleh The Doctor di MotoGP. Itu mengapa ia masih menyebut Rossi sebagai pembalap idolanya, saat diwawancara baru-baru ini.

“Pembalap favorit saya? Hmm.. Referensi yang bagus dan bertalenta adalah Valentino Rossi. Apa yang ia lakukan sangat merupakan sesuatu yang mengesankan,” kata Marc Marquez saat diwawancarai oleh Bennett’s Bike Social, dikutip Speedweek.

Sukses Besar

Selanjutnya, Marquez ditanya kembali soal kesuksesan yang ia raih, meski ia baru berusia 25 tahun. Total, sudah enam gelar juara dunia yang ia dapatkan. Rinciannya adalah satu di kelas Moto3, satu di Moto2, dan empat di MotoGP.

Ia pun berpeluang untuk melewati pencapaian Sembilan gelar milik The Doctor (Valentino Rossi) tersebut. Peluangnya terbilang cukup besar serta mengingat kembali faktor usia yang membuat kariernya masih begitu panjang. Soal itu, Marc Marquez mengaku tak pernah mengira akan berada sampai pada titik ini.

“Tidak,tidak pernah. Dan saya tak mau menyadarinya. Semua orang berkata, tak bisa dipercaya dengan apa yang anda lakukan. Saya melakukan apa yang saya sukai. Saya menyukai balapan dan kemenangan. Saya tak ingin memikirkan catatan,” Marquez menegaskan hal tersebut.

Pages:«1234567...1749»
blackberry agenliga

RSS Agen Bandar Judi Bola Tangkas Sbobet Ibcbet & Casino Online

  • LIVERPOOL VS PSG,SALAH : KAI SUDAH BIASA KALAHKAN TIM BESAR September 19, 2018
     Liverpool akan menghadapi Paris Saint-Germain di Liga Champions. Meski begitu tak ada kekhawatiran dirasakan Mohamed Salah karena The Reds biasa mengalahkan klub besar. The Reds berkumpul bersama PSG, Napoli, dan Red Star Belgrade […]
  • Dramatis! Liverpool Menang 3-2 Atas PSG September 19, 2018
    Duel seru tercipta ketika Liverpool melawan Paris Saint-Germain. Ada 5 gol yang tercipta dan Liverpool menang 3-2 lewat gol yang dicetak Roberto Firmino pada masa injury time. Di dalam pertandingan […]
  • Prediksi Real Madrid Vs AS Roma : Pembuktian Tanpa Cristiano Ronaldo September 19, 2018
    Real Madrid akan menghadapi AS Roma pada laga perdana di Grup G Liga Champions, di Santiago Bernabeu, Rabu (19/09/18). Laga ini pun akan menjadi pembuktian El Real di Liga Champions […]

RSS AgenLiga.org