May 20, 2012
Comments Off

Agen Judi Bola Online – Juve Akan Membuat Seragam Khusus Untuk Mengenang Pertandingan Terakhir Alessandro Del Piero

Pemain Juventus, Alessandro Del Piero mengaku kalau dirinya akan sangat berambisi nanti dipertandingan terakhirnya dengan Bianconeri, dalam pertandingan di final Coppa Italia dengan melawan Napoli dimalam nanti pada hari Senin tanggal 21 Mei 2012 dipagi hari.

Dari dulu sampai sekarang kontrak Del Piero masih belum diperpanjang oleh pihak Juve, walau begitu sang kapten Veccchia Signora sudah bersiap-siap untuk mengucapkan sekamat tinggal kepada The Old Lady.

“Kini saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan sebelum saya mulai menginjakkan kaki saya dilapangan, namun saya tahun apa yang akan saya pikirkan untuk malam ini dan saya juga tahu apa yang besok bakal keluar.” Ungkap Del Piero dalam perjumpaan pers yang ia lakukan dan berhasil dilansir oleh Agen Judi Bola Online.

“Pikiran saya kini masih memcoba untuk fokus, berpikir secara jernih dan mencoba untuk memikirkan lagi dengan apa yang akan terjadi nantinya, pada dasarnya saya hanya ingin mencurahkan segenap perhatian saya dalam mengikutin pertandingan final Coppa Italia nanti.

“Saya masih belum berani untuk membayangkan kalau nantinya akan menjadi apa. semua yang telah saya lalui bersama Juventus dibeberapa hari ini sangatlah luar biasa, tidak dapat diucapkan dengan kata-kata, dan saya berharap kalau dibesok hari nanti saya bisa bersama dengan semua rekan-rekan setim saya dimana kami telah bersama-sama menuliskan kemenangan kami dbuku sejarah.”

“Saya mengaku kalau dibulan ini dan beberapa minggu terakhir ini dan bahkan dibulan-bulan yang lalu, tim yang saya ikuti ini sudah berbeda dengan tim yang dulu saya kenal. Namun saya hanya bisa menberikan kepastian kalau sata disini hanya ingin meraih kemenangan, kami telah melakukannya di Seri A dan kami saat ini memiliki kesempatan yang lebih besar lainnya.” Sambung pemain yang telah berusia 37 tahun itu.

Top skorer yang pernah mencetak gol sebanyak 287 kali semasa kariernya di Juventus ini juga menambahkan komentarnya, “Saya saat ini tidak ingin memikirkan apapun selain pertandingan final ini, saya merasa ini adalah hal yang terbaik untuk bisa dilakukan sebelum saya membicarakan masa depan saya, semoga ini dapat menjadi contoh bagi pemain yang muda nanti.”

Del Piero juga pernah ditanyai apakah ia pernah memikir kalau dirinya masih memiliki kontrak satu tahun lagi bersama Juventus?

“Saya takut untuk memulai pertandingan kembali, mungkin anda merasa saya terlalu membual tapi inilah buktinya, perjalanan saya bersama Juventus telah saya ikuti selama bertahun-tahum dan keputusan yang saya ambil ini sudah saya yakini sepenuhnya, setelah pertandingan final ini selesai, saya akan mencoba mengambil liburan musim panas saya, sekaligus saya akan memikirkan masa depan saya nantinya.”

Dalam pertandingan final Coppa Italia nanti, Juventus akan menyatakan kalau mereka akan menggenakan seragam khusus yang bertulisakan “One Love” (Satu Cinta) dimana hal itu untuk mengenang debut pertamannya Del Piero di pertandingan terakhirnya.

“Itu merupakan hasil pemikiran dari sponsor kami yang pernah bertanya kepada saya dimana dirinya akan mengenakan seragam khusus waktu dipertandingan final nantinya, diseragam tersebut nanti saya akan diberikan sedikit ruang untuk membubuhkan tanda tangan, tentu saja saya dengan senang hati akan memberikan tanda tangan saya didalamnya dan ucapan saya yang bisa mewakili perasaan saya selama bertahun-tahun bersama Juventus.

“Saya mewakili kerja sama saya dengan Juventus, dimana saya bersama dengan Juventus sudah memiliki hubungan yang cukup khusus dan saya merasa berat untuk pergi meninggalkan Juventus.”

Del Piero juga mengaku kalau dirinya secara khusus mengundang sang musisi dari mantan band Oasis, Noel Gallagher, distadion Olimpico untuk menyaksikan pertandingan final Coppa Italia nantinya melawan Napoli.

 

Post By : Agen Bola

May 20, 2012
Comments Off

Bandar Taruhan Bola Online – Chelsea Tidak Bisa Memberikan Kata Yang Bisa Menandingi kata luar Biasa

Bermain mulai dari tingkat bawah, dimana tim tersebut sering bermain di kandang lawan dan telah beberapa kali tertekan, Chelsea ternyata masih mampu keluar sebagai sang juara Liga Champions, kemenangan inilah yang membuat para anak-anak asuhan Di Matteo di Chelsea tidak bisa mengucapkan apapun dari mulut mereka.

Walau Chelsea saat itu masih belum berada diposisi yang cukup diunggulkan saat tim tersebut berhadapan dengan Bayern Munich dipertandingan final yang diadakan di Allianz Arena dihari Minggu pada tanggal 20 Mei 2012 pada pagi hari. Bayern telah diuntungkan karena pertandingan tersebut digelar diwilayah mereka dan memiliki banyak dukungan yang pasti untuk Die Roten, selain itu Chelsea tidak diperkuat oleh keempat pemain andalannya dimana keempat orang itu adalah Ramires, John Terry, Raul Meireles dan Branislav Ivanovic.

Sesuai yang berhasil dilaporkan oleh Bandar Taruhan Bola Online kalau dipertandingan ini bukan Chelsea lah yang terlihat mendominasi jalannya pertandingan namun Bayern dimana mereka membuat Chelsea nyaris ditaklukan setidaknya di tiga momen yang telah berhasil diciptakan .

Momen pertama adalah saat pemain Bayern Thomas Mueller berhasil membobol gawang yang dikawal oleh Petr Cech dimeniy ke 83, otomatis jika para fans pecinta Bayern sudah siap dan yakin kalau tim yang mereka dukung ini telah berhasil membuat gol, Bayern hanya merasa sudah diatas angin sebentar saja dimana gol tersebut dibalas secara cepat oleh tim Chelsea lewat tendangan yang dihasikan oleh Didier Drogba yang saat itu tampil sebagai sang pahlawan yang berhasil menyamakan kedudukan.

Pertandingan ditambah lagi dengan masa extra tme, dimana dibabak perpanjangan waktu ini Bayern tidak menginginkan hasil tersebut menjadi seri dan melancarkan serangan demi serangan untuk menyudutkan Chelsea dan serangan tersebut ternyata membuahkan hasil dimana Bayern dihadiahi kesempatan emas untuk menambahkan skornya lewat tendangan penalti dimana Drogba melakukan pelanggaran terhadap Frank Ribery, kali ini kemampuan sang kiper Chelsea, Petr Cech diuji dan ia berhasil mengagalkan tendangan kerasnya Arjen Robben dan sehingga skor tetap menjadi 1-1.

Pertandingan yang sudah berakhir tanpa adanya tim yang keluar sebagai juara maka babak adu jotos pun digelar yaitu babak adu penalti, dimana Juan Mata sebagai algojo pertama gagal melewati penjagaan Manel Neuer yang ketat dan kekalahan pun mulai terbayang dipikiran para fans Chelsea.

Namun, keberuntungan masih berpihak kepada tim Chelsea dimana ketiga eksekutor Bayern lolos dari penjagaan Petr Cech sedangkan dua pemainnya lagi gagal melakukan tugasnya dengan baik, kedua pemain itu adalah Ivica Olic dan Bastian Schweinsteiger. Akhirnya kemenangan Chelsea ditentukan oleh Droga yang menjadi eksekutor terakhir dimana dirinya berhasil menipu sang kiper dengan gerak gerik yang tidak bisa dibaca oleh Neuer.

Seketika itu juga Chelsea bersorak dengan sangat gembira dimana untuk pertama kalinya nama mereka tercatat dalam dunia sepak bola dan kini mereka telah menjadi sang juara di Benua Biru dan berhasil membawa pulang Piala Liga Champions sebagai bukti kemenangannya.

“Saya tidak bisa berkomentar apa-apa, waktu eksekusi pertama lewat Juan Mata gagal dilakukan kami sempat merasa khawatir, namun dewi keberuntungan masih berpihak kepada kami, kami berhak mendapatkannya dimana kami memiliki pemain-pemain yang hebat dan kami selalu percaya diri.” ungkap Ashley Cole yang saat itu diwawancarai langsung oleh Bandar Taruhan Bola Online.

“Saya tidak bisa menggambarkan bagaimana perasaan saya saat ini, karena ini merupakan pertama kalinya bagi saya dan saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan.” sambung Cole.

Komentar lainnya juga diutarakan oleh Gary Cahill, dimana pemain yang baru-baru diawal tahun ini berhasil didatangkan Chelsea dari Bolton Wanderers.

“Saya benar-benar tidak dapat mengungkapkannya lewat kata-kata, tidak ada satupun pemain kami yang bisa mengungkapkannya karena kesusahan dan usaha kerja keras kami telah terjawab dengan dua gelar ganda yang sulit kami percayai kalau kami bisa meraihnya.” Tutup saat Cole pernah membawa Chelsea meraih Piala FA diwaktu yang lalu yang berhasil diliput oleh Agen Bola.

May 20, 2012
Comments Off

Taruhan Judi Bola Online – Roberto Di Matteo, Pelatih Italia Pertama Yang Berhasil Membawa Tim Asing Menjadi Juara

Chelsea yang berada dibawah asuhan Roberto Di Matteo telah berhasil memberikan gelar Liga Champions dimusim ini, bukan berarti kalau Di Matteo telah menjadi pelatih Italia yang pertama kali telah menjadi sang juara ketika dirinya menangani tim asing yang alias non-Italia.

The Blues telah diberikan penghargaan sebagai sang juara baru Liga Champions dimusim ini dimana mereka telah menyingkirkan Bayern Munich dipartai final Liga Champions yang pertandingannya berlangsung di Allianz Arena pada hari Minggu tanggal 20 Mei 2012 pada pagi hari tadi.

Hasil tersebut berhasil didapat dengan adanya sang pelatih Di Matteo, dimana pelatih yang berasal dari Italia yang telah dipercayai sebagai Caretaker Chelsea mulai tanggal 4 Maret 2012 lalu.

Berkat gelar juara yang diberikan oleh Di Matteo untuk Chelsea, pelatih yang berusia 41 tahun itu kini tercatat sebagai seorang pelatih yang telah berhasil membawakan timnya menjuarai Piala Champions atau Liga Champions, dengan mengikuti 10 kali pertandingan, yang telah melebihi 9 kali kemenangan yang didapat oleh sang pelatih yang berasal dari Spanyol itu.

Di Matteo yang kabarnya kalau masa lalunya belum jelas sama sekali di Chelsea, kini merasa bangga akan dirinya karena dirinya kini menjadi salah satu Italiano yang telah berhasil meraih dengan bekerja sama bersama klub asing.

“Apa yang akan terjadi kepadanya nanti bukanlah sebuah masalah karena dirinya telah meraih dua gelar yang cukup luar biasa dimusim ini. Dimana ia telah mengamankan Liga Champions dan Piala FA. Kini Di Matteo berhasil membuktikan kalau dirinya bisa mewujudkan apa yang timnya inginkan dan kini masa depannya Di Matteo masih belum diputuskan oleh direksi klub.” Ungkap sang kiper Petr Cech saat diwawancarai oleh Taruhan Judi Bola Online.

Pihak Agen Bola membeberkan nama-nama Pelatih yang dulunya berhasil membawa timnya menjadi sang Juara Liga Champions. Dimana nama-nama tersebut adalah, Nereo Rocco pada musim ke 1963-1969 yang berasal dari Milan, Giovanni Trapattoni pada musim 1985 berada ditim Juventus, Arrigo Sacchi, 1989-1990 yang berasal dari Milan, Fabio Capello dimusim 1994 yang juga berasal dari Milan, Marcello Lippi pada musim 1996, yang berasal dari Juventus, Carlo Ancelotti dimana pada tahun 2003-2007 dari Milan dan terakhir adalah Roberto Di Matteo yang saat ini tahun 2012.

blackberry agenliga

RSS Agen Bandar Judi Bola Tangkas Sbobet Ibcbet & Casino Online

  • Monaco 1-1 Nice: Thierry Henry dan Patrick Vieira berbagi rampasan January 17, 2019
    Tuan rumah tetap tanpa kemenangan liga kandang musim ini karena pembuka Allan Saint-Maximin (30) dibatalkan oleh sundulan Benoit Badiashile (50) dalam derby Cote d’Azure yang penuh semangat. Pasukan Henry memainkan […]
  • Solari Tidak Lagi Mengurus Tentang Karir Isco di Madrid January 17, 2019
      Bukan rahasia kembali, Isco kehilangan tempat di scuad pokok Real Madrid. Pemain dari Spanyol itu seringkali jadi penghangat bangku cadangan semenjak Santiago Solari mengatasi Los Blancos. Bahkan juga saat […]
  • Lionel Messi Selalu Saja Merajai Liga Spanyol January 16, 2019
    Lionel Messi tidak berhenti memecahkan koleksi. Dengan satu gol ke gawang Eibar, Messi membuat peringkat baru di Liga Spanyol. Lionel Messi tidak berhenti membuat catatan dalam karirnya. Dia mengakhiri kontes […]

RSS AgenLiga.org