Nov 7, 2017
Comments Off

MU: Mourinho pengecut karena bertahan

2 kekalahan dari Manchester United musim ini, yang terbaru adalah hilangnya Chelsea melihat individu “salah” dan semangat pertempuran yang mengecewakan.

Kekalahan 0-1 Chelsea menandai pertandingan mengecewakan lainnya melawan Manchester United. Orang bisa menyalahkan Jose Mourinho karena taktik pertahanan yang negatif, namun pada akhirnya, nasionalis Portugal tidak dapat melakukan apapun dalam konteks berbaris di Stamford Bridge. Bukan hanya kegagalan taktis, tapi juga manusiawi dan sisi spiritual.

Tidak adanya Paul Pogba membuat Mourinho beralih ke skema 3-5-2 untuk memanfaatkan sejumlah besar gelandang melawan Chelsea. Skema ini segera hancur karena “kesalahan” pribadi..

Rute tengahnya seringkali lemah dalam kemungkinan double-dealing dan launching. Herrera, Bahaya Matic dan Eden terlalu gembira, saat berhadapan dengan Bakayoko yang tururut harus menangani tugas penyerangan. Upaya Smalling, Bailly tidak cukup untuk menutupi celah sebelum De Gea.

Yang paling mengecewakan adalah Henrikh Mkhitaryan. Bek Armenia “tak terlihat” selama waktunya di lapangan, hanya berhasil menggiring bola dan 29 sentuhan, dengan kiper Courtois. Dengan “pemicu” semacam itu, Lukaku masuk dalam situasi “lapar” (keseluruhan permainan hanya sekali), atau Rashford sering harus melangkah mundur tidak terlalu terkejut.

Lebih dari 50% gol Premier League (23/12) dilakukan di 15 menit terakhir. Namun, ada “Reds” yang menekan dan  tidak memimpin terlebih dahulu. Sebaliknya, Mourinho menunjukkan kebuntuan, memalukan, bahkan ada tanda-tanda penyerahan diri.

Sebagai contoh, dalam pertandingan melawan Chelsea, teleskop tersebut mencatat saat Jesse Lingard berlari lebih lambat, bahkan lebih lambat dari pada wasit Anthony Taylor. “Raja hitam” 39, bergerak selama 90 menit, gelandang baru Inggris di lapangan pada menit ke  78.

Bagi tim yang dipimpin Mourinho, semangat juang selalu tinggi. “Spesialis One” biasa mengkritik Herrera karena menyatakan “semangat, keinginan untuk memainkan seluruh tim sangat kecil” setelah kalah 1-2 dari Huddersfield. Saat ini, jelas tidak secara kolektif seperti itu.

Lain kali, Pogba, Ibrahimovic atau Rojo akan kembali membantu MU menangani masalah profesional. Tapi jika Manchester United terus menunjukkan sisi lemah dan lemah seperti pada Stamford Bridge, Mourinho tidak memiliki alasan untuk membenarkan setiap kekalahan dari “Setan Merah” lagi.

Comments are closed.

blackberry agenliga

RSS Agen Bandar Judi Bola Tangkas Sbobet Ibcbet & Casino Online

  • Bournemouth Sukses Meraih Tiga Point Saat Menjamu Arsenal January 16, 2018
    Bournemouth memperdalam kesengsaraan Arsenal dengan kemenangan comeback 2-1 pada suatu sore ketika keluarnya Alexis Sanchez pada bulan Januari tampak semakin dekat maka Akhir Hector Bellerin yang berantakan sampai langkah yang […]
  • Laga persahabatan: Indonesia 1-4 Islandia January 16, 2018
    Pertandingan persahabatan internasional yang mempertemukan timnas Indonesia melawan Islandia ini berlangsung dengan seru. Pertandingan yang dilangsungkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada hari Minggu (14/01) malam wib ini dimenangkan […]
  • Guardiola Minta City Fokus Pada Laga Selanjutnya January 15, 2018
    Man City berusaha sekeras mungkin untuk bisa meraih kemenangan pada laga lanjutan di Premier League dimana pada pertandingannya kali ini mereka menghadapi Liverpool sebagai lawan tandingnya. menghadapi lawan yang kuat […]