Aug 26, 2017
Comments Off

Laga Timnas Indonesia kontra Malaysia di SEA Games Seri 7-7

Malaysia jadi lawan kekal Timnas Indonesia di persaingan perebutan sepak bola Asia Tenggara. Tim Negeri Jiran jadi lawan susah ditaklukkan, baik di arena Piala AFF, SEA Games, dan pertandingan persahabatan.

Indonesia dengan Malaysia negara serumpun di lokasi Asia Tenggara. Keduanya mempunyai ikatan kekerabatan sangat kuat, sesama penganut budaya Melayu. Uniknya bila bicara sepak bola keduanya yaitu lawan kekal.

Kompetisi tim nasional antarakedua negara senantiasa berjalan sengit. Baik Indonesia ataupun Malaysia seolah menginginkan menunjukkan siapa yang tambah baik.

Perseteruan panas politik pada keduanya di th. 1960-an menyebar ke lapangan sepak bola. Kalimat pedas ” Ganyang Malaysia! ” yang dilontarkan Presiden Republik Indonesia, Soekarno, dalam satu pidato politik di Jakarta seolah jadi penyemangat untuk Tim Merah-Putih waktu juga akan bertemu dengan timnas Malaysia.

Keseluruhannya, Indonesia telah 67 kali bertemu Malaysia. Tim Merah-Putih mengantungi 31 kemenangan, 15 imbang, serta 21 kekalahan mulai sejak pertama kalinya berjumpa pada arena Piala Merdeka 1957 kemarin.

Rekor kekalahan serta kemenangan paling besar ke-2 tim bebrapa lain tidak tebal. Timnas Indonesia sempat mencukur Malaysia dengan score telak 6-0 di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam pada arena SEA Games 1999, lewat gol yang diciptakan oleh Bambang Terakhir (2 gol), Rochi Putiray (2 gol), Hariyanto Prasetyo serta Ali Sunan.

Di bagian beda Malaysia berhasil membungkam Indonesia dengan score 7-1 di Kuala Lumpur pada arena Merdeka Cup 1976.

Menariknya, ke-2 catatan head to head ke-2 negara berimbang di arena SEA Games. Indonesia serta malaysia keduanya sama mencapai tujuh kemenangan, serta sekali bermain imbang mulai sejak SEA Games 1977.

Bicara prestasi juara Harimau Malaya lebih kinclong di banding timnas kita. Mereka telah lima kali jadi juara SEA Games.

Persisnya pada edisi 1961 (Peninsula Games), 1977, 1979, 1989, 2009, serta 2011. Disamping itu, Timnas Indonesia cuma 2 x naik podium paling utama pada edisi 1987 serta 1991.

Duel yang melibatkan ke-2 negara, baik waktu di Jakata atau Kuala Lumpur, senantiasa sesak dipenuhi pemirsa. Waktu kompetisi berjalan sering mencuat insiden kontroversial. Hal tersebut seolah menegaskan bila bentrok sepak bola pada Indonesia dengan Malaysia tidak cuma semata berolahraga, namun pertaruhan harga diri bangsa.

Perasaan yang dirasa Banur juga alami penurunan sampai ke juniornya sampai sekarang ini.

Evan Dimas, gelandang Timnas Indonesia U-22 mengatakan kompetisi semi final SEA Games 2017 di Stadion Shah Alam, Selangor, Sabtu (26/8/2017), pertandingan yang sangat begitu perlu. ” Kompetisi ini jadi pertaruhan harga diri bangsa. Kami tidak mau mengalah pada tuan-rumah, ” papar Evan coba membakar semangat rekan-rekannya.

 

Comments are closed.

blackberry agenliga

RSS Agen Bandar Judi Bola Tangkas Sbobet Ibcbet & Casino Online

  • Fernandes Bergabung Dengan Fiorentina Dengan Status Pinjaman August 15, 2018
    Fiorentina telah mengontrak Edimilson Fernandes dengan pinjaman selama satu musim dari West Ham. Gelandang Swiss, tiga kali tampil untuk negaranya, membuat sembilan penampilan Liga Premier musim lalu setelah bergabung dengan […]
  • Paul Pogba Mulai Geram Dengan Kritikan August 15, 2018
    Paul Pogba menghindari kesempatan untuk mengakhiri pembicaraan bahwa dia tidak tenang di Manchester United dengan bersikeras, “Ada hal-hal yang tidak bisa saya katakan, kalau tidak saya akan didenda. “Gelandang itu […]
  • Southampton 0-0 Burnley: Alex McCarthy dan Joe Hart bersinar di jalan buntu August 14, 2018
      The Clarets memiliki peluang lebih baik di babak pembukaan ketika Aaron Lennon dan Jeff Hendrick sama-sama ditolak dari jarak dekat oleh McCarthy, yang membenarkan pemilihannya menjelang penandatanganan baru Angus […]

RSS AgenLiga.org

  • Ander Herrera ingin kesepakatan baru bersama Man Utd August 15, 2018
    Pemain internasional Spanyol itu menyatakan bahwa ia siap untuk berkomitmen pada hal-hal baru, dengan gelandang itu bangga dengan pencapaiannya di Old Trafford hingga saat ini. Ander Herrera telah mengisyaratkan bahwa […]
  • Benjamin Mendy Akui Betah di Manchester City August 15, 2018
    Ini merupakan tahun yang cukup penting bagi bek kiri Manchester City Benjamin Mendy. Dari pindah dari Monaco ke City, hingga menderita ACL pecah, untuk memenangkan Liga Premier dan Piala Dunia, […]
  • Sarri : David Luiz Memiliki Masa Depan yang Besar di Chelsea August 14, 2018
    Maurizio Sarri menegaskan David Luiz masih “memiliki masa depan yang besar” di Chelsea setelah bek mengalami masa sulit di bawah Antonio Conte. Bek tengah Brasil itu terbatas hanya 10 penampilan […]