Nov 29, 2018
Comments Off

Gol MU Berbau Handball, Valencia Tersingkir Dengan Rasa Marah

Ada rasa kesal yang mengiringi Valencia usai tersingkir dari Liga Champions. Itu tak lain disebabkan gol Manchester United yang berbau handball. Valencia kalah 0-1 saat tandang ke markas Juventus di matchday 5 Liga Champions di Allianz Stadium, Rabu (28/11) dini hari WIB. Meski demikian, Los Che masih punya kans untuk lolos karena di saat bersamaan MU seperti akan bermain imbang 0-0 melawan Young Boys.

Namun MU pada akhirnya menang 1-0 berkat gol Marouane Fellaini di masa injury time. Hasil tersebut menutup peluang Valencia ke babak 16 besar. Perdebatan lantas muncul terkait gol Fellaini. Gelandang internasional Belgia itu dinilai melakukan handball sesaat sebelum melepaskan tembakan yang berbuah gol ke gawang Young Boys.

Situasi tersebut membuat pelatih Valencia, Marcelino, frustrasi. Ia pun menyinggung VAR yang belum juga dipakai di Liga Champions. “Saya tahu itu handball, tapi kami tidak punya solusi. Hal-hal detail kecil seperti ini penting,” ujar pelatih Marcelino. “Yang aneh adalah VAR masih belum digunakan di Liga Champions, tapi bicara soal itu tidak membantu. Begitulah sepakbola, kami fokus ke diri sendiri dan itu adalah satu-satunya cara kami bisa kembali ke sini.”

“Ketika Anda diberi tahu di akhir laga bahwa rival mencetak gol, saya tidak akan jadi profesional kalau saya tidak terpengaruh. Kalau gol United ada unsur handball, maka itu akan membuat Anda lebih marah,” katanya. Apa pun hasil pertandingan di matchday terakhir melawan MU, Valencia dipastikan finis di posisi ketiga klasemen Grup H dan terlempar ke Liga Europa.

Valencia saat ini mengumpulkan lima poin, sementara Juve dan MU berturut-turut meraih 12 dan 10 poin. “Anda lebih baik berada disana dan bermain buruk ketimbang tampil apik tapi tidak mendapat hasil. tapi, ini adalah manchester united dan level performa mereka tak sesuai dengan yang diinginkan fans,” jelas murphu. “Young Boys tampil lebih baik di sepertiga akhir lapangan dan seharusnya bisa mengalahkan MU. Ini kembali menjadi performa buruk untuk mereka (MU), tapi tim berhasil menang. “

Mereka bisa berargumen kemenangan lawan Juventus memberikan kesempatan untuk berisitirahat. Tapi, terlalu banyak hari libur bagi mereka. Mereka punya banyak pemain hebat dan saya tak tahu mengapa pemain-pemain ini begitu loyo. Kemenangan itu adalah keberuntungan (bagi MU),” tutur mantan gelandang Liverpool itu.

Comments are closed.

blackberry agenliga

RSS Agen Liga

  • An error has occurred, which probably means the feed is down. Try again later.

RSS AgenLiga.org