May 18, 2018
Comments Off

Deco Bela Mourinho Dari Kritik-kritik Yang Menghampirinya

London – Jose Mourinho telah menjadi sorotan terkait dengan tindakannya mengkritik para pemain pada hadapan media. Namun aksinya tersebut dibela oleh sang mantan pemain, yakni Deco.

Mourinho pada belum lama ini mengkritik performa beberapa pemainnya, saat kalah 0-1 atas Brighton and Hove Albion. Kekalahan tersebut menandai catatan bila The Red Devils telah merasakan kekalahan dari semua tim promosi di musim ini.

Pada pertandingan tersebut, Mourinho menurunkan beberapa pemain yang sebelumnya tidak banyak mendapatkan peluang. Di antaranya Anthony Martial, Marcus Rashford, Matteo Darmian, Marcos Rojo, dan Marouane Fellaini. Tapi beberapa tampil mengecewakan.

Meski tidak menyebut nama siapa-siapa saja yang telah mengecewakannya, tapi Mourinho mengindikasikan pemain pada posisi depan yang termasuk di dalamnya. Pada pernyataannya Mourinho mengatakan “Kenapa kerap Lukaku yang bermain? Anda sekarang tahu jawabannya mengapa selalu Lukaku.”

Bukan pada kali ini saja Mourinho telah mengkritik para pemainnya. Chris Smalling serta Luke Shaw pernah menjadi sasarannya, beberapa pemain Chelsea pun juga pernah mengalaminya disaat Mourinho masih di sana.

Deco pun menilai memang seperti itu cara Mourinho melatih tim serta para pemain. Tidak ada yang berubah semenjak dari Mourinho melangkah masuk dengan sebagai pelatih Porto.

Tetapi Deco melihat reaksi-reaksi dari pemain ketika inilah yang bikin situasinya dapat lebih beragam daripada dahulu.

“Dirinya selalu sama. Dirinya tengah melakukan tugasnya. Masalah di antara pelatih bersama para pemain itu hal normal. Dirinya tahu lebih baik ketimbang kami,” ujar mantan gelandang Chelsea, Barcelona, dan Porto tersebut.

“Apa yang terjadi pada ruang ganti merupakan, terkadang dirinya ingin mendorong para pemain. Sulit untuk menangani suatu klub besar semacam Manchester United.”

“Pada Portugal dulu (Porto) ada tekanan yang besar sebab disaat dirinya tiba, kami telah dua, tiga tahun dengan tanpa gelar. Namun saya pikir dirinya masih orang yang serupa. Para pemainlah yang telah berubah, waktu berubah,’’ sambungnya.

“Mungkin bila reaksi-reaksi dari para pemain saat ini berbeda. Bila Man United memboyongnya sebagai pelatih, mereka sejak dari awal tahu bila dirinya seperti itu. Dirinya menekan para pemain, klub. Dirinya ingin menang, itu saja,” ungkapnya.

Comments are closed.

blackberry agenliga

RSS Agen Liga

  • An error has occurred, which probably means the feed is down. Try again later.

RSS AgenLiga.org

  • Bayer Leverkusen Unggul Tipis 4-3 atas Borussia Dortmund February 14, 2020
    Dalam laga match day ke 21 pada ajang kompetisi Bundesliga Jerman yang berlangsung hari Minggu (9/2/2020) dini hari tadi di BayArena,tim tuan rumah Bayer Leverkusen yang bermain didepan publiknya sendiri […]
  • Ascoli Ditahan Imbang 2-2 Oleh Juve Stabia February 11, 2020
    Dalam laga giornata ke 23 pada ajang kompetisi Liga Serie B Italia yang berlangsung hari Sabtu (8/2/2020) dini hari tadi di Cino e Lillo Del Duca,tim tuan rumah Ascoli yang […]
  • Tottenham Menang Meyakinkan Atas Man City February 6, 2020
    Voli menakjubkan Steven Bergwijn pada debutnya membantu Tottenham meraih kemenangan 2-0 atas 10 pemain Manchester City, yang gagal mengeksekusi penalti babak pertama sebab City dikurangi menjadi 10 pemain setelah Oleksandr […]