Dec 9, 2018
Comments Off

Bacary Sagna: Pemain Arsenal Sekarang Bekerja Lebih Keras

Situasi berbeda mulai dialami Arsenal sejak ditangani oleh Unai Emery. Hal ini tidak luput dari perhatian para mantan pemain Arsenal, salah satunya yang kini membela Montreal Impact, Bacary Sagna.

Emery datang ke Arsenal pada 2018/19 menggantikan Arsene Wenger yang sudah melatih klub tersebut selama 22 tahun. Pekerjaan Emery ini bisa dianggap cukup berat, karena ia harus mengubah kultur yang sudah tercipta dan ditanamkan oleh Wenger selama 22 tahun.

Namun, setelah melakukan analisis pribadi terhadap kekurangan Arsenal, terutama dalam beberapa musim terakhir jelang mundurnya Wenger, Emery paham apa yang harus dilakukannya bersama klub yang bermarkas di Stadion Emirates tersebut. Berbekal taktik racikan Emery, ‘Meriam London’ berubah jadi tim yang lebih seimbang: mampu menyerang dan bertahan dengan sama baiknya.

Hasilnya tidak buruk. Dalam 10 laga terakhir di Premier League 2018/19, Arsenal sama sekali belum tersentuh kekalahan dengan raihan tujuh kemenangan dan tiga hasil imbang. Torehan ini membawa mereka, untuk sementara, duduk di posisi kelima klasemen Premier League. Mereka juga sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar Liga Europa.

Sagna, tak bisa tak ikut senang dengan aura positif yang tengah meliputi mantan klubnya ini. Ia juga kagum dengan semangat para pemain Arsenal, yang menurutnya bangkit kembali di bawah asuhan Emery.

“Pada musim panas kemarin, mereka (para pemain Arsenal) benar-benar menikmati waktu luang masing-masing. Mereka menjernihkan pikiran dan batin sehingga bisa bermain dengan lebih kuat. Apa yang terlihat di lapangan juga begitu. Mereka lebih bekerja keras sejak dilatih Emery,” ujar Sagna dilansir Sky Sports.

“Hal ini menghadirkan hasil-hasil positif bagi diri mereka sendiri. Saya senang Arsenal mulai kembali ke performa terbaik, karena Arsenal tetap di hati saya. Arsenal adalah klub yang berkesan bagi saya,” tambah sosok yang kini berusia 35 tahun tersebut.

Meski memuji performa impresif Arsenal, Sagna juga menyayangkan perlakuan yang diberikan oleh klubnya kepada Wenger dalam dua tahun terakhir. Sepengamatannya, Wenger tidak diperlakukan secara adil pada tahun-tahun terakhirnya di sana. Seharusnya, pria asal Prancis itu mendapatkan perlakuan yang lebih layak dan tidak dijadikan kambing hitam atas kegagalan Arsenal meraih trofi.

“Sedih melihat mereka berjuang sebegitu keras dalam dua musim terakhir. Saya juga sedih melihat Arsene Wenger pergi. Ia sudah mempersembahkan segalanya untuk klub dan memang kadang semua tidak berakhir sempurna. Ditambah lagi orang-orang sedikit tidak adil kepadanya,” ujar Sagna.

“Tapi, orang tidak boleh lupa bahwa Arsenal yang sekarang juga lahir dari kerja keras Wenger. Ialah orang yang membawa perubahan di tubuh Arsenal. Meski begitu, saya tetap senang melihat semangat para pemain kini. Mereka lebih fokus pada tujuan akhir yang ingin dicapai,” pungkasnya.

Comments are closed.

blackberry agenliga

RSS Agenliga | Agen Judi Bola Online Terpercaya

  • David De Gea Bertahan Di Old Trafford July 17, 2019
    Ole Gunnar Solskjaer telah mengkonfirmasi bahwa David De Gea hampir menandatangani kontrak baru untuk tetap di Old Trafford. Pemain internasional Spanyol itu dikabarkan hampir menandatangani kontrak lima tahun baru dengan […]
  • Paul Pogba Terlalu Mahal, Real Madrid Sudah Tidak Tertarik July 16, 2019
    Usaha keras Paul Pogba  untuk dapat pindah dari Manchester United tampaknya dinilai makin sulit. Pasalnya, Real Madrid sebagai klub yang berminat padanya, kini telah mundur. Real Madrid sudah merubah haluannya. […]
  • Jurgen Klopp Cemas Adam Lallana Diincar Maurizio Sarri July 16, 2019
      Manager Liverpool, Jurgen Klopp, cemas pelatih Juventus, Maurizio Sarri, membidik Adam Lallana pada bursa transfer musim panas tahun ini. Ia juga mengharap Sarri tidak membawa Lallana ke Juve. Gelandang […]

RSS AgenLiga.org

  • Jovic Terinspirasi Oleh Saudara Perempuannya yang Pernah Mengalami Leukemia July 17, 2019
    Striker Real Madrid, Luka Jovic, mengatakan dia terinspirasi untuk mengejar mimpinya menjadi pemain sepak bola yang sukses setelah melihat saudara perempuannya mengatasi leukemia. Pemain berusia 21 tahun itu dibesarkan di […]
  • Neymar Sebut Dirinya Tidak Sempurna July 17, 2019
    Neymar Jr mengakui bahwa dia bukan teladan yang sempurna atau superhero. Pemain internasional Brasil ini telah menghabiskan hampir dua tahun bersama Paris Saint-Germain, tetapi rumor ketidakbahagiaan, hubungan rumit dengan rekan […]
  • Absen Latihan, Romelu Lukaku Fix Tinggalkan Manchester United? July 16, 2019
    Mangkir latihan sepertinya memang sedang menjadi tren di banyak pemain yang sedang memperkuat tim Eropa. Usai Neymar dan Antoine Griezmann, kali ini Romelu Lukaku juga ikut ikutan di kabarkan absen […]