Aug 4, 2019
Comments Off

AC Milan kalah dari MU lewat Adu Penalti

Manchester United memenangi duel melawan AC Milan melalui adu penalti 5-4. Kedua tim sebelumnya berimbang 2-2 di waktu normal. MU vs Milan memainkan laga International Champions Cup (ICC) 2019. Pada pertandingan di Stadion Principality, Cardiff, yang tuntas Minggu (4/8/2019) dinihari WIB, MU unggul lebih dahulu berkat gol Marcus Rashford. Milan kemudian menciptakan gol balasan dari kaki Suso untuk menjadikan skor seimbang saat half-time.

Rossoneri diuntungkan dengan gol bunuh diri Victor Lindelof untuk berbalik unggul, tapi gol Jesse Lingard memastikan laga berlanjut ke adu penalti. Striker muda Milan Daniel Maldini menjadi satu-satunya pemain di pertandingan ini, yang gagal melakukan eksekusi penalti. Arah tembakannya bisa dibaca David de Gea sehingga ditepis. Dengan demikian, MU menutup rangkaian pramusimnya dengan rekor 100% kemenangan dalam enam pertandingan.

Sementara itu Milan menderita kekalahan di tiga laga pramusim, yang semuanya di ICC 2019. Meski kalah dari MU, Marco Giampaolo tak sepenuhnya kecewa. Pelatih baru Milan itu cukup puas dengan pencapaian pasukannya, terutama Suso. Menurutnya, penyerang Spanyol yang mencetak gol indah dari luar kotak penalti MU itu adalah pemain kelas dunia yang harus dipertahankan. “Kami masih kurang memperhatikan detail-detail kecil, tapi kami akan mengatasinya seiring waktu,” kata Giampaolo.

“Tim ini sudah mulai mengerti apa yang ingin saya implementasikan dan telah bermain dengan mentalitas yang bagus. Yang saya suka adalah mereka semua punya tujuan yang sama. Perhatian terhadap detail-detail kecil adalah bagian dari pekerjaan, tapi para pemain sudah mulai mengerti musik seperti apa yang ingin saya mainkan.” Giampaolo percaya Milan masih bisa jadi lebih baik lagi. Untuk itu, salah satu hal penting yang harus dilakukan adalah menjaga agar Suso tetap berseragam Rossoneri.

Menurut Giampaolo, Milan memiliki permain-pemain bagus dan berkualitas. Mereka, terutama Suso, harus dipertahankan. “Suso adalah pemain kelas dunia,” lanjut Giampaolo. “Saya sudah bilang itu pada dia dan klub. Suso bukan masalah bagi kami. Kami harus mempertahankan pemain-pemain terbaik kami.” Melawan MU, Hakan Calhanoglu adalah salah satu pemain yang paling diandalkan oleh Giampaolo. “Calhanoglu adalah pemain universal. Saya memasangnya di tengah karena Lucas Biglia mengalami masalah tendon dan saya tak ingin mengambil risiko. Saya sangat menyukai Lucas,”terang Giampaolo.

Comments are closed.

blackberry agenliga

RSS Agen Liga

  • An error has occurred, which probably means the feed is down. Try again later.

RSS AgenLiga.org