Nov 14, 2018
Comments Off

Absennya Xherdan Shaqiri Dalam Kekalahan Liverpool Atas Red Star Belgrade Masuk Akal

Xherdan Shaqiri mengaku absenanya dirinya dari skuad dalam kekalahan di Liga Champions Liverpool atas Red Star Belgrade hanya membuatnya berpikir jika semua itu sangat la masuk akal, karena tanpa kehadirannya menjadi salah satu faktor kekalahan timnya.

Liverpool mengambil keputusan karena potensi kehadiran Shaqiri, yang merupakan keturunan Kosovo Albania, untuk mengobarkan para pendukung klub Serbia. Kosovo adalah bekas provinsi Serbia dan Serbia tidak mengakui kemerdekaannya. Ada suasana yang sangat panas di sana dan jadi lebih baik tinggal di rumah dan hanya berkonsentrasi pada sepakbola, kata Shaqiri.

Setelah kehilangan kekalahan 2-0, Shaqiri kembali ke samping dari awal melawan Fulham di Liga Premier pada hari Minggu dan mencetak gol kedua Liverpool saat mereka bangkit kembali dengan kemenangan 2-0. Saya segar, saya tinggal di sini dan dilatih dengan beberapa pemain lain tetapi tidak banyak berubah. Saya ingin memberikan penampilan yang bagus dan, ya, itu bagus, tambah Shaqiri.

Pada akhirnya itu adalah keputusan pelatih yang bermain dan melawan siapa. Jika dia memutuskan untuk memainkan anda dari awal, bagus dan bagus, tetapi juga jika anda berada di bangku cadangan, cobalah untuk masuk dan membuat dampak. Hanya 11 pemain yang bisa bermain dan kami memiliki skuad besar, jadi setiap orang harus menerima keputusan pelatih dan sampai sekarang ini berjalan dengan sangat baik dan kami berada di jalan yang bagus.

Shaqiri harus mengulur waktu untuk sebagian musim karena Jurgen Klopp terus mendukung tiga pemain depannya, Sadio Mane, Roberto Firmino dan Mohamed Salah, tetapi taktis baru dari 4-3-3 menjadi 4-3-2-1 telah mengakomodasi mantan Stoke ke depan. Pemain berusia 27 tahun itu senang berbaris di samping trio dan mengatakan dia lebih dari nyaman di perusahaan mereka.Saya bermain di Bayern Munich dengan Franck Ribery, Arjen Robben jadi saya sudah mengetahuinya. Itu bukan hal baru buat saya, katanya.

Saya sudah tahu betapa bagusnya pemain yang sangat berbakat ini. Kami memiliki tim yang sangat bagus, tim muda juga, jadi proses kami berjalan dengan sangat baik dan saya bangga menjadi bagian dari tim ini. Sulit untuk membandingkan. Ada berbagai jenis pemain karena ada pelatih yang berbeda, mereka memainkan jenis sepakbola yang berbeda. Tetapi tentu saja intensitas di level tertinggi, itu sama di Bayern Munich dan Liverpool. Ketika Anda ingin menjadi tim papan atas, Anda harus berada di level tertinggi untuk membuat penampilan terbaik anda, tetapi membandingkan kedua tim itu sangat sulit.

Comments are closed.

blackberry agenliga

RSS Agen Bandar Judi Bola Tangkas Sbobet Ibcbet & Casino Online

  • Cristiano Ronaldo Yakin Nanti Akan Indah Pada Waktunya December 13, 2018
    Cristiano Ronaldo hanya dapat cetak satu gol di Liga Champions musim ini. Ia tidak kuatir dengan hal tersebut sebab saat-saat indah selekasnya hadir. Juventus kalah 1-2 dari Young Boys dalam […]
  • Real Madrid Kalah di Laga Pamungkas Grup G Liga Champions December 13, 2018
    Real Madrid merana. Bersua CSKA Moskva dalam laga pamungkas Grup G Liga Champions 2018/19 di Stadion Santiago Bernabeu, Kamis (13/12/2018), Los Blancos kalah dengan skor telak 0-3. Trigol kemenangan CSKA […]
  • Pochettino Bangga Dapat Redam Barcelona December 13, 2018
    Mauricio Pochettino mengatakan dia sangat bangga dengan tim Tottenham-nya untuk mengatasi peluang di Grup B dan mengamankan prospek sepak bola Liga Champions di stadion baru klub di tahun baru. Spurs […]

RSS AgenLiga.org