Mar 26, 2019
Comments Off

Lautaro Martinez Disebut Pirlo Lebih Lengkap Dibandingkan Icardi

Dengan datangnya Lautaro Martinez disebut-sebut sudah membuat Inter Milan mendapatkan dampak yang positif. Hal tersebut dikarenakan Martinez memiliki kemampuan yang jauh lebih lengkap lagi sebagai seorang penyerang daripada Mauro Icardi.

Inter sudah tidak lagi bermain bersama dengan Icardi semenjak bulan Febuari yang lalu setelah si pemain di copot dari posisinya sebagai kapten Inter. Sebelumnya pemain berkebangsaan Argentina tersebut juga disebut absen dikarenakan cedera lutut yang dia derita.

Akan tetapi banyak pihak yang sangat yakin kalau penyebab utama dari penyerang yang sekarang ini berusia 26 tahun tersebut absen dikarenakan masalah butunya negosiasi kontrak yang baru bersama dengan manajemen Nerrazurri. Semenjak Icardi absen, Inter memang membuat Martinez menjadi andalan mereka dalam urusan lini penyerangan.

Pemain yang masih berusia 21 tahun tersebut ternyata mampu menggantikan posisi yang ditinggalkan oleh Icardi, meskipun bukanlah dalam segi produktivitas. Hal tersebut dikaernakan Martinez baru mampu membuat sebanyak empat buah gol dan memberikan satu assist semenjak Inter tak lagi mainkan Icardi yang dimulai dari pertengahan bulan Febuari yang lalu. Terolehan tersebut juga sudah termasuk gol yang dia buat kedalam gawang AC Milan disaat Inter memenangkan laga tersebut dengan skor 3-2.

Namun dengan kehadiran Martinez tersebut dinilai dapat menjaga kualitas yang dimiliki oleh Inter didalam lini penyerangan mereka dengan menghadirkan sebuah dimensi yang baru didalam permainan tim. Akan tetapi kehadiran Icardi juga pastinya tetap dibutuhkan untuk bisa memperkuat daya tempur lini depan.

“Inter masih dapat terus bertahan dan juga yang tidak dimainkan akan semakin kehilangan posisinya,” kata Andrea Pirlo yang merupakan mantan pemain gelandang klub AC Milan.

“Inter mempunyai penyerang yang lainnya. Bagaimana dengan Icardi pada saat bermain setelah dia juga sudah sangat lama absen?”

“Lautrao tentu lebih lengkap dan juga membuat tim dapat bermain dengan baik, sementara Icardi hanyalah berperan sebagai pencetak gol saja. Namun mereka tentu dapat bermain bersama,” tutupnya.

Mar 25, 2019
Comments Off

Petaka Timnas U-23, Tumpul Depan dan Lengah di Akhir Asia U-23 2020

Skuat arahan Indra Sjafri sebenarnya telah berjuang sekuat tenaga untuk memenangi pertandingan. Namun, kelengahan di menit akhir berujung bencana

Vietnam mampu mencuri gol di masa injury time lewat situasi sepak pojok. Sundulan Trieu Viet Hung memanfaatkan umpan Nguyen Quang Hai, sukses menjebol gawang Satria Tama.

Tak dimungkiri jika tuan rumah Vietnam tampil lebih dominan dalam membangun serangan. Namun, Luthfi Kamal dan kawan-kawan mampu meladeni taktik lawan dengan permainan keras.

Hanya saja permainan keras yang diperagakan tidak dibarengi cara bertahan yang benar. Baik bertahan secara individu maupun kolektif.

Organisasi pertahanan Garuda Muda memang tampil lebih baik ketimbang saat melawan Thailand. Tapi, sederet pelanggaran yang tak perlu masih rutin terjadi.

Skuat Garuda Muda kerap terlambat melakukan tekel maupun intersep yang berujung pelanggaran. Sejumlah eksekusi tendangan bebas pun jadi ancaman serius ke gawang Indonesia.

Beruntung Satria Tama tampil cukup cekatan memblok beberapa tendangan bebas terukur para pemain Vietnam.

Indonesia sebenarnya memiliki sederet pemain sayap cepat dan punya teknik individu ciamik. Sebut saja Egy Maulana Vikri, Osvaldo Haay, dan Saddil Ramdani.

Sayang, serangan Tim Merah Putih acap kali terburu-buru sehingga menghasilkan eror diperparah dengan akurasi umpan yang buruk.

Situasi serangan balik di menit ke-27 misalnya. Egy yang masih memiliki ruang untuk mendekati kotak penalti malah tergesa-gesa memberikan umpan ke sayap sehingga arah bola tidak tepat sasaran.

Timnas Indonesia U-23 bukannya tanpa peluang. Tendangan kaki kiri Egy di menit ke-53 masih bisa diblok kiper Golden Star, Tien Dung.

Marinus juga memiliki kans untuk mencatat namanya di papan skor. Berhasil merebut bola dari kiper di kotak penalti, namun tendangannya juga masih bisa diblok.

Sederet peluang tersebut jadi bukti perlawanan yang diberikan anak-anak Indonesia. Hanya saja, buruknya konsentrasi di menit akhir jadi petaka.

Skenario sepak pojok yang sederhana dari Vietnam –melepaskan umpan lambung ke depan gawang– berhasil dituntaskan sempurna oleh Trieu Viet Hung.

Sementara Indonesia berada di peringkat ketiga karena lebih sedikit kebobolan dari Brunei yang sama-sama menelan dua kekalahan beruntun.

 

Namun, hasil negatif di Vietnam bukan segalanya. Indra Sjafri masih punya waktu panjang untuk membenahi tim besutannya sebelum mentas di SEA Games 2019 pada November mendatang.

 

 

 

Mar 25, 2019
Comments Off

Dengan perlawanan Brasil dengan Panama menghasilkan skor seri 1-1

Ada sebuah tim yang berasal dari Brasil telah berjumpa dengan Panama pada saat di laga uji coba internasional yang akan pada gelar di Stadion Do Dragao, Portugal pada tanggal (24/3). Meskipun dengan dominan dari Brasil telah di kabarkan sudah gagal mendapatkan dengan kemenangan pada saat di laga ini.

Maka dengn seorang pelatih dari Brasil, Tite tidak mau untuk memainkan Neymar karena ia masih sedang mengalami cedera. Sebagai ganti nomor punggungnya 10 telah di ambil oleh kepada Lucas Paqueta. Maka dengan seorang pemain yang berasal dari Klub AC Milan akan sudah bermain dengan cukup bagus untuk Selacao.

Hanya saja, Brasil gagal memetik kemenangan di laga uji coba melawan Panama. Ia masih sempat unggul dari aksi Paqueta, Adolfo Machado membuat skor menjadi imbang 1-1. Karena di bawah ini adalah review dengan jalannya di pertandinga.

Dengan formasi 4-3-3, Brasil tampil menekan sejak menit pertama laga dimulai. Pergerakan Richarlison dan Roberto Firmino mendapat sokongan yang apik dari Paqueta yang tampil sebagai pengatur serangan.

Brasil juga dominan dalam penguasaan bola. Sementara, Panama sesekali coba memberi ancaman dari serangan baik. Peluang apik Brasil di terjadi pada menit ke-18, tapi sundulan Firmino belum tepat sasaran.

Peluang Arthur pada menit ke-22 juga masih belum tepat sasaran. Berselang sepuluh menit, barulah Brasil mampu mencetak gol Paqueta mencetak gol usai menerima umpan dari Casemiro. Brasil unggul satu gol.

Hanya saja, intensitas permainan Brasil menurun setelahnya. Panama memanfaatkan situasi dengan baik. Pada menit ke-36, Adolfo Machado menyamakan skor lewat gol sundulan kepala menyambut umpan tendangan bebas Davis.

Brasil sudah di kabarkan ia masih sempat untuk bisa mendapatkan peluang dari Richarlison dan Coutinho sebelum pada saat berada di babak pertama usai. Karena akan tetapiia tidak ada gol lagi tercipta pada interval pertamadi laga. Maka dengan skor di dalam akhir pertandingan menghasilkan skor seri 1-1.

Pages:1234567...1881»
blackberry agenliga

RSS Agen Bandar Judi Bola Tangkas Sbobet Ibcbet & Casino Online

  • Ivan Rakitic merasa sangat senang di puji Jose Mourinho March 26, 2019
    Seorang pemain gelandang dari Barcelona yang bernama Ivan Rakitic sangat mengakui ia bangga bisa mendapatkan sebuah pujian dari pelatih kawakan seperti Jose Mourinho. Bahkan tidak perlu untuk bisa mendapatkan pujian […]
  • Liverpool dan Man City Berjuang Hingga Akhir Musim March 25, 2019
    Mantan kapten Liverpool Sami Hyypia yakin perebutan gelar juara di Premier League akan berlangsung hingga hari terakhir musim ini dan disaat itu akan menentukan siapakah yang berhak menjadi juara musim […]
  • Jadon Sancho Memuji Sterling Karena Mengambil Peran Bagus March 25, 2019
    Raheem Sterling bertindak sebagai inspirasi bagi Jadon Sancho dan generasi bintang Inggris berikutnya. Pemain depan Manchester City, Sterling, melanjutkan penampilan gemilangnya baru-baru ini dengan hat-trick untuk tim Gareth Southgate melawan […]

RSS AgenLiga.org